Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

- Publisher

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan tengah menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan susu Tango Kido diduga berulat viral di media sosial. Video tersebut memicu kekhawatiran orang tua murid terkait keamanan konsumsi makanan dan minuman di sekolah.

Dalam rekaman yang beredar, seorang pria menunjukkan kemasan susu Tango Kido dengan tanggal kedaluwarsa masih lama, yakni hingga 2027. Ia mengklaim susu tersebut berisi ulat dan meminta pihak pengawas MBG segera turun tangan. Sejumlah siswa sekolah dasar tampak berada di lokasi saat video direkam dan terlihat kebingungan atas kondisi tersebut.

Kasus ini langsung menarik perhatian publik karena MBG merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Dugaan adanya produk bermasalah dinilai dapat merusak kepercayaan masyarakat jika tidak segera diklarifikasi.

Hingga pertengahan April 2026, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana MBG maupun instansi terkait di Pamekasan. Kondisi ini membuat masyarakat semakin menuntut transparansi dan penjelasan menyeluruh atas kejadian tersebut.

Baca Juga  MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis "Menggarami Tiga Praja"

Pihak distributor pun angkat bicara. Kepala Gudang Distributor susu, Hendra, menyatakan belum dapat memastikan apakah produk dalam video berasal dari jalur distribusi resmi. Ia menilai rekaman tersebut tidak memperlihatkan proses pembukaan kemasan secara utuh.

“Tidak terlihat jelas apakah itu produk kami atau bukan, karena tidak ada proses pembukaan yang lengkap,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia juga mengungkapkan bahwa stok susu di gudang telah kosong sejak awal April 2026. “Hampir satu bulan stok kosong. Begitu barang datang, langsung kami distribusikan,” katanya.

Terkait dugaan adanya ulat, Hendra menyebut kemungkinan adanya kebocoran pada kemasan. “Bisa saja terjadi kebocoran, lalu tetap tersalurkan ke dapur MBG,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan supervisor produk, Agnes, menyatakan laporan tersebut telah diteruskan ke manajemen untuk ditindaklanjuti.

Di tengah polemik ini, desakan agar pengawasan distribusi makanan sekolah diperketat semakin menguat. Mulai dari proses penyimpanan, pengiriman, hingga penyajian di sekolah dinilai harus diawasi secara ketat untuk mencegah kejadian serupa.

Seorang guru taman kanak-kanak di wilayah Kertagena Daya turut menyuarakan kekhawatiran. Ia berharap pengawasan terhadap program MBG benar-benar dilakukan secara maksimal demi kesehatan anak-anak.

Baca Juga  Mantan Pimpinan KPK Jadi Komisaris Bank Jatim, Aktivis Anti Korupsi Curiga Ada 'Misi Terselubung'

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya klarifikasi, tapi jaminan bahwa makanan dan minuman yang diberikan kepada siswa aman setiap hari,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa keberhasilan program gizi tidak hanya bergantung pada ketersediaan, tetapi juga pada kualitas dan keamanan konsumsi. Transparansi hasil pemeriksaan kini menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG di Pamekasan.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB