Pasca 8 Siswa Keracunan, Formatur Tuntut Dapur MBG Bukhori Murtajih Dievaluasi!

- Publisher

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Mahendra, Ketua Formatur.

‎Mahendra, Ketua Formatur.

Pamekasan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi untuk mengatasi gizi buruk, justru menimbulkan kerugian di Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan.

‎Sebanyak 8 siswa SDN Pasanggar 1 mengalami gejala keracunan massal setelah menyantap paket makanan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan oleh SPPG Al-Bukhori Murtajih.

‎Mahendra, Ketua Formatur (Forum Mahasiswa Pantura), menyatakan keprihatinannya. Menurutnya, insiden ini bukan hanya merugikan siswa, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi siswa dan orang tua mereka.

‎”Semua pihak harus bertanggung jawab atas insiden tersebut, lebih-lebih pengelola dapur program MBG, kami menduga dapur tersebut belum layak untuk beroperasi karena tidak ada ahli gizinya,” kata Mahendra, Kamis, (18/9/25).

‎Insiden ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah. Mahendra menduga ada kelalaian serius dari pihak pengelola. Ia menyoroti kemungkinan makanan sudah dimasak jauh sebelum waktu makan sehingga berpotensi basi.

‎Menanggapi kejadian ini, Mahendra meminta Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk segera bertindak.

‎Ia juga mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap semua dapur yang memasok makanan untuk program MBG, serta pembentukan satuan tugas (satgas) khusus. Satgas ini diharapkan dapat memastikan program berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Baca Juga  15 Kreator Muda Jalani Pelatihan Konten Ramadhan Creative di EJSC Pamekasan

‎”Harus ada sanksi, bahkan ditutup. Kami akan mengawal program presiden ini untuk menekan kasus stunting,” pungkas Mahendra.

‎Insiden ini pun menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk lebih ketat dalam mengawasi setiap tahapan program, mulai dari persiapan bahan hingga penyaluran makanan, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Berita Terbaru