Rokok Ilegal Humer Nyaris Tak Tersentuh Bea Cukai Madura, Siapa Dalangnya?

- Publisher

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok ilegal merek Humer.

Rokok ilegal merek Humer.

Pamekasan – Aroma rokok ilegal merek Humer semakin menyengat di bumi Madura, memicu tanda tanya besar terhadap keseriusan Bea Cukai Madura dalam memberantasnya. Bagaimana tidak, rokok tanpa cukai ini bisa dengan mudah ditemukan di warung-warung kelontong di area kota bahkan ke desa-desa.

Informan SuaraNet Rokok Humer menjelaskan bahwa rokok ini diproduksi di Pamekasan dan merajalela di Madura, seolah punya kekebalan dari sentuhan hukum.

Mirisnya, di tengah gempuran rokok ilegal, Bea Cukai Madura justru terkesan loyo dalam membabat akar masalahnya.

“Memang sih, beberapa kali ada penangkapan sopir atau kurir di jalanan, tapi kok ya produsen utamanya tetap adem ayem, tidak sampai ke gudannya,” ucapnya.

Informan SuaraNet menyebutkan, rokok bodong merek Humer itu diproduksi salah satu tokoh masyarakat asal Kecamatan Kadur, Pamekasan.

“Apa karena pemilik rokok ini adalah tokoh masyarakat yang berpengaruh sehingga tidak tersentuh Bea Cukai Madura,” tegasnya.

Ia menambahkan jika Bea Cukai Madura serius untuk memberantas rokok ilegal utamanya rokok merek Humer dirinya siapa menunjukkan bukti produksi dan lokasinya.

Baca Juga  Upacara Hari Jadi ke-494 Kabupaten Pamekasan Lestarikan Budaya Lokal

“Jangan-jangan ada main mata di balik layar. Melihat peredaran produksi rokokilegal semakin terang-terangan di Pamekasan,” pungkasnya.

Upaya konfirmasi kepada Bea Cukai Madura sudah dilayangkan melalui pesan whatsapp namun belum mendapat respon hinggap berita ini ditayangkan. (Jar)

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Berita Terbaru