Seruan Aksi, Jaka Jatim Ajak Masyarakat Turun Jalan, Kawal Tuntas Kasus Korupsi Dana Hibah Jawa Timur!

- Publisher

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan Kawal Jawa Timur (JAKA JATIM) melakukan aksi demonstrasi soal pengelolaan bantuan dana hibah Provinsi Jawa Timur (pemrov Jatim) di depan kantor gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Kamis (8/8/2024).

Jaringan Kawal Jawa Timur (JAKA JATIM) melakukan aksi demonstrasi soal pengelolaan bantuan dana hibah Provinsi Jawa Timur (pemrov Jatim) di depan kantor gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Kamis (8/8/2024).

Surabaya  – Koalisi masyarakat sipil Jaka Jatim akan kembali ke jalan untuk menyuarakan keprihatinan atas dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. pada hari Kamis, 05 Desember 2024.

Aksi besar-besaran tersebut untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengambil tindakan tegas terkait dugaan korupsi dana hibah.

Koordinator aksi, Musfiq In the_Gank, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap nasib Jawa Timur.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat uang rakyat dikorupsi. Dana hibah seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk memperkaya segelintir orang,” tegas Musfiq.

Salah satu tuntutan utama demonstran adalah penangkapan segera terhadap 21 tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK. Mereka juga mendesak KPK untuk tidak berhenti pada level tersebut, melainkan terus menyelidiki hingga ke akar-akarnya.

“Kami yakin masih banyak pihak yang terlibat dalam kasus ini, termasuk pejabat-pejabat tinggi di pemerintahan,” ujar salah satu peserta aksi.

Baca Juga  Paslon Final Dapat Dukungan Ulama untuk Pilkada Sumenep
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB