Strategi Paslon BERBAKTI Atasi Stunting di Pamekasan

- Publisher

Minggu, 20 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon BERBAKTI, Ra Baqir-Taufadi di acara debat publik pertama.

Paslon BERBAKTI, Ra Baqir-Taufadi di acara debat publik pertama.

Pamekasan– Dalam debat terbuka Pilkada Pamekasan 2024 yang diselenggarakan KPU Pamekasan di Frontone Hotel pada Minggu, 20 Oktober 2024, calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan nomor urut 3, Muhammad Baqir Aminatulllah dan Taufadi memaparkan strateginya dalam mengatasi masalah stunting.

Ra Baqir menjelaskan bahwa salah satu langkah konkret dalam mengurangi angka stunting adalah dengan meningkatkan anggaran gizi untuk ibu hamil dan anak balita.

“Terkait stunting dan penyakit menular, kita akan menambah anggaran gizi untuk ibu hamil dan balita sehingga angka stunting dapat berkurang secara signifikan,” ungkapnya.

Selain itu, pasangan nomor urut 03 akan memaksimalkan jaringan yang sudah ada di bidang kesehatan.

“Masalah kesehatan masyarakat memang kompleks dan memerlukan penanganan yang menyeluruh. Pendekatan multisektoral menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan stunting dan penyakit menular di Kabupaten Pamekasan.”

lebih lanjut, Ra Baqir menjelaskan bahwa mereka akan memaksimalkan pelayanan di tingkat puskesmas.

“Kita akan memaksimalkan pelayanan tingkat puskesmas dalam pengendalian penyakit menular melalui layanan jemput,” tegasnya.

Baca Juga  STEI Masyarakat Madani Pamekasan Rayakan Dies Natalis Ke-8 dengan Seminar Nasional
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terbaru