Pabrik Rokok di Sumenep Diduga Terima Pita Cukai Meski Tak Beroperasi

- Publisher

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pita cukai/ist

Pita cukai/ist

Sumenep, SuaraNet – Sejumlah pabrik rokok di Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga kuat menerima pita cukai setiap tahunnya meskipun tidak beroperasi. Hal ini diungkapkan oleh seorang warga berniasial MF.

Gudang-gudang yang diduga kuat tidak beroperasi namun menerima pita cukai tersebut meliputi:

  • Dusun Palatokan, Desa Perancak: PR HDN Jaya, PR Madura Tobacco, dan PR Tapal Kuda.
  • Desa Guluk-Guluk: PR Putra Paojajah Lenteng.
  • Desa Juluk: PR Karya Putra Bangsa.
  • Desa Sumenep: PR Mustika Purwo.

BahkanPR Putra Paojajah,
PR Karya Putra Bangsa Juluk dan PR Mustika Purwo pernah beroprasi.

“Dalam setiap tahun 14 Rem, tapi ditebus semua. Biasanya tebusannya Selasa -Jumat per minggu” ungkap MF, kamis, 29 Februari 2024.

Menurutnya bahwa meskipun gudang itu menebus pita Cukai, tetapi ada banyak yang dijual kepada orang lain. Sehingga terkesan itu cuman diambil hasilnya saja.

“Kami minta bea Cukai untuk bertindak tegas mengenai terkait dengan hal ini dan melakukan langkah evaluasi dan langkah-langkah,” jelasnya.

Hingga Berita ini diturunkan bahwa cek media suaranet masih melakukan upaya konfirmasi kepada bea Cukai terkait dengan langkah penindakan kepada gudang yang tidak melakukan tidak bos namun menerima juga tersebut.

Baca Juga  Bazar UMKM di Pamekasan Meriahkan Hari Jadi ke-494
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB