Siapkan 2.448 Pengawas! Bawaslu Pamekasan Gelar Sosialisasi Rekrutmen PTPS untuk Perkuat Pengawasan Pemilu

- Publisher

Minggu, 24 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi persiapan rekrutmen pengawas PTPS BAWASLU Pamekasan.

Sosialisasi persiapan rekrutmen pengawas PTPS BAWASLU Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNet– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan menggelar sosialisasi persiapan rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2023. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Qodaita ini bertujuan untuk memastikan suksesnya proses pemungutan suara.

Moh Imron, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Diklat Bawaslu Kabupaten Pamekasan, menjelaskan bahwa sebanyak 2.448 PTPS diperlukan untuk mengawasi 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Jumlah ini mencerminkan skala pemilu yang luas dan pentingnya peran pengawas dalam menjaga integritas dan transparansi pemungutan suara.

“Bawaslu membutuhkan 2.448 PTPS untuk 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan,” kata Moh Imron, Minggu (24/12/23).

Sementara itu, Abdullah Saidi, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Pamekasan, menekankan pentingnya mencari orang-orang yang profesional dan berintegritas sebagai pengawas PTPS.

PTPS berperan sebagai garda terdepan dalam proses pemungutan suara, sehingga selektivitas dan pemahaman yang baik terhadap tugas dan fungsi PTPS menjadi hal yang sangat penting.

Baca Juga  Geger! Bilik Pesta Narkoba di Area Makam Pamekasan Dibongkar, Polisi Amankan 4 Pengguna dan Sabu

Dalam rekrutmen ini, Bawaslu Kabupaten Pamekasan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan sebagai sumber calon pengawas PTPS. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat guna memastikan bahwa hanya individu-individu terbaik yang memiliki kompetensi dan dedikasi yang tinggi yang akan dipilih untuk mengisi posisi tersebut.

Seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan diharapkan untuk turut berpartisipasi dalam proses ini dengan memberikan dukungan dan memberikan informasi terkait calon pengawas PTPS yang dianggap layak. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan pemilihan umum di Kabupaten Pamekasan dapat berjalan dengan lancar, adil, dan demokratis.

“Carilah orang yang profesional dan berintegritas, karena PTPS ini berada di ujung tombak, masyarakat paling bawah, maka harus betul selektif dan paham dengan tugas dan fungsi PTPS,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
PT Timah dan Smelter Swasta Terseret Kasus Tambang Ilegal, Negara Disebut Rugi Rp87,4 Miliar
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB