Baznas Bangun 14 Rumah Tidak Layak Huni di Pamekasan

- Publisher

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 14 rumah RTLH dibangun di 12 kecamatan di Pamekasan.

Sebanyak 14 rumah RTLH dibangun di 12 kecamatan di Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNet – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, Baznas membangun 14 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Bantuan ini merupakan program Baznas RI yang bekerja sama dengan Baznas Jawa Timur dan badan amil zakat Kabupaten Pamekasan.

Ketua Baznas Pamekasan KH. Mudarris Abdul Wahab mengatakan, 14 rumah tersebut dibangun di 12 kecamatan di Pamekasan. Setiap rumah dibangun dengan biaya Rp25 juta atau Rp15 juta, tergantung kondisi rumah yang dibangun.

“Rumah yang dibangun ini memiliki luas antara 36 meter persegi hingga 42 meter persegi,” kata KH. Mudarris, Jumat (22 Desember 2023).

Ia menjelaskan, 14 rumah tersebut dibangun dengan spesifikasi yang sama, yaitu memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur. Rumah-rumah tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas listrik dan air bersih.

Pembangunan rumah-rumah tersebut dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Pembangunan ini dimulai pada bulan November 2023 dan telah selesai pada bulan Desember 2023.

Baca Juga  Usai SEA Games 2025, Atlet Indonesia Terima Apresiasi Presiden di Istana Negara

Program pembangunan RTLH oleh Baznas ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga yang memiliki rumah tidak layak huni untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Deiketahui, Baznas bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendata warga yang membutuhkan bantuan pembangunan RTLH. Warga yang berhak menerima bantuan adalah warga yang memiliki rumah yang tidak layak huni, memiliki penghasilan yang rendah, dan belum pernah menerima bantuan pembangunan RTLH dari pemerintah.

Baznas berharap, program pembangunan RTLH ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB