Perempuan Wadulink Bersatu Jaga Kelestarian Sungai Brantas dan Lingkungan Hidup

- Publisher

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wadulink berkomitmen untuk mewujudkan perubahan positif dalam menjaga keberlangsungan sungai. Kesadaran masyarakat yang terus berkembang dan dukungan pemerintah diharapkan menjadi fondasi bagi masa depan sungai yang lestari dan berkelanjutan.

Wadulink berkomitmen untuk mewujudkan perubahan positif dalam menjaga keberlangsungan sungai. Kesadaran masyarakat yang terus berkembang dan dukungan pemerintah diharapkan menjadi fondasi bagi masa depan sungai yang lestari dan berkelanjutan.

Gresik, SuaraNet Sungai sebagai sumber penting kehidupan di bumi, kini menghadapi ancaman serius akibat perubahan yang terjadi di sekitarnya. Komunitas perempuan Wadulink (Wanita Peduli Lingkungan) tampil sebagai agen perubahan dengan menggelar kegiatan penyuluhan di Desa Sumengko, Gresik, guna menjaga kelestarian Sungai Brantas pada hari Kamis 10 Agustus 2023.

Dalam acara yang dihadiri oleh 70 ibu muda dan bayi ini, Wadulink menyoroti pentingnya sungai sebagai komponen vital ekosistem. Bantaran sungai yang saat ini sering beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah, termasuk popok bayi, menjadi sorotan serius komunitas ini. Melalui kegiatan posyandu, mereka berusaha mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga sungai tetap bersih dan lestari.

Salah satu solusi yang diusung adalah penggunaan popok kain clodi sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan popok sekali pakai. Wadulink juga memperkenalkan konsep pangan sehat tanpa bungkus plastik, yang dihasilkan dari keanekaragaman hayati bantaran sungai, seperti tanaman kelor, telang, umbi-umbian, dan pisang.

Nur Hamidah, koordinator Wadulink, menjelaskan bahwa menjaga sungai adalah kunci untuk memanfaatkan potensinya. “Sungai itu sumber kehidupan sehingga patut kita jaga, jangan dibuangi sampah dan popok karena nanti akan rugi sungainya jadi jelek,” tegasnya. Dalam momentum bulan Agustus ini, Wadulink berharap masyarakat ikut serta dalam upaya pemulihan keberlangsungan sungai.

Baca Juga  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Tahfidz Yayasan Al-Futuhiyah Dihadiri Kapolsek Kangean

Bunda Nur, sapaan akrab Nur Hamidah, turut menggarisbawahi upaya Wadulink dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (POSPAK). Ia mengimbau orang-orang terdekatnya untuk mengurangi penggunaan plastik yang berkontribusi pada pencemaran lingkungan. Bunda Nur juga menyayangkan perilaku membuang sampah plastik sembarangan, terutama di bantaran sungai.

Partisipan acara, seperti Ibu Sri, merasakan dampak positif dari penyuluhan tersebut. “Saya baru tau jika ada alternatif popok kain untuk mengurangi penggunaan popok sekali pakai untuk si kecil, ya saya memutuskan beli 1 set untuk digunakan di rumah,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi penggunaan makanan bebas plastik, yang mengingatkannya pada masa ketika makanan masih dibungkus daun.

Prestasi yang telah diraih oleh Wadulink terlihat dari penyelamatan 2 ton sampah popok sekali pakai dari sungai hanya dalam waktu 7 hari pada tahun 2019. Langkah-langkah seperti larangan membuang popok di sungai dan peningkatan fasilitas tempat sampah khusus merupakan langkah berikutnya yang diusulkan oleh komunitas ini.

Dengan semangat kolektif dan edukasi yang berkelanjutan, Wadulink berkomitmen untuk mewujudkan perubahan positif dalam menjaga keberlangsungan sungai. Kesadaran masyarakat yang terus berkembang dan dukungan pemerintah diharapkan menjadi fondasi bagi masa depan sungai yang lestari dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Berita Terbaru