Janji Tinggal Janji, Warga Dempo Barat Tuntut Perbaikan Jalan Desa yang Tak Kunjung Digarap

- Publisher

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusak parah! jalan poros desa Dempoh Barat, Pamekasan.

Rusak parah! jalan poros desa Dempoh Barat, Pamekasan.

Pamekasan – Warga Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap Kepala Desa Joko Pranoto yang dinilai mengabaikan aspirasi perbaikan jalan. Jalan desa yang rusak parah dan tak layak dilalui itu sudah lama dikeluhkan, namun hingga kini janji perbaikan tak kunjung terealisasi.

Aspirasi ini sejatinya telah disampaikan warga pada 17 April 2025. Namun, alih-alih ditindaklanjuti, janji untuk bertemu dan membahas perbaikan pun menguap begitu saja.

“Waktu itu Bapak Kepala Desa mengajak kami duduk bersama membahas aspirasi ini. Kami sudah sepakat, tapi sampai hari ini tidak ada kejelasan,” ujar Bairi, perwakilan pemuda setempat, saat ditemui pada Selasa (2/9/2025).

Menurut Bairi, kondisi jalan desa sangat memprihatinkan, terutama di beberapa titik yang belum pernah diaspal. Paling parah, jalur menuju Dusun Potreh yang terakhir kali diperbaiki pada 2017.

“Saat musim panas saja sudah sulit, apalagi kalau hujan. Jalan di sini jadi seperti bubur dan sangat licin,” tambahnya, menggambarkan betapa sulitnya aktivitas warga sehari-hari.

Baca Juga  Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Dalam Operasi Gabungan di Terminal Barang Pamekasan

Kepala Desa Beri Tanggapan: Anggaran Terbatas dan BLT Jadi Alasan

Menanggapi keluhan warganya, Kepala Desa Dempo Barat, Joko Pranoto, angkat bicara. Ia mengakui keterlambatan perbaikan jalan, tetapi menyebut adanya kendala serius di balik itu.

Joko menjelaskan bahwa anggaran dana desa (ADD) yang diterima setiap tahun sangat terbatas, hanya sekitar Rp 1 miliar. Angka tersebut tidak hanya untuk perbaikan jalan, melainkan juga harus dibagi untuk program lain, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Perbaikan jalan akan kami laksanakan secara bertahap karena anggaran desa yang terbatas,” kata Joko. “Dana desa bukan hanya untuk infrastruktur, tapi juga untuk BLT. Desa kami juga luas, ada 10 dusun yang semuanya butuh pembangunan.”

Dengan 10 dusun yang harus diperhatikan secara merata, pemerintah desa mengaku harus memprioritaskan dan membagi anggaran seadil mungkin. Joko Pranoto pun berkomitmen akan melanjutkan program perbaikan jalan sesuai dengan ketersediaan anggaran dan skala prioritas.

Namun, bagi warga, janji itu dirasa kurang memuaskan. Mereka tetap berharap pemerintah desa segera mengambil tindakan nyata, mengingat kondisi jalan yang rusak parah sangat memengaruhi perekonomian dan aktivitas pendidikan anak-anak di sana.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung
Bengkel Sastra UIN Madura Resmi Berganti Nahkoda, Usung Penguatan Ruang Sastra di Era Disrupsi
Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:07 WIB

MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:16 WIB

Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

Bengkel Sastra UIN Madura Resmi Berganti Nahkoda, Usung Penguatan Ruang Sastra di Era Disrupsi

Berita Terbaru

Penambangan bijih timah darat PT Timah Tbk. ANTARA/Aprionis

Kriminal

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Selasa, 30 Jun 2026 - 00:03 WIB