Kesal Cuma Dapat Royalti Rp 700 Ribu, Ari Lasso Beri Izin Gratis Lagu-lagunya untuk Musisi Kafe

- Publisher

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ari Lasso. (Foto: ist)

Ari Lasso. (Foto: ist)

Jakarta – Musisi legendaris, Ari Lasso, mengejutkan publik dengan protes kerasnya terhadap sistem royalti di Indonesia.

Melalui media sosial, ia membagikan kekecewaannya karena hanya menerima royalti sebesar Rp 700 ribu, jauh dari jumlah yang seharusnya ia dapatkan sebagai seorang pencipta lagu dan penyanyi.

Sebagai bentuk protes, Ari Lasso mengambil langkah drastis dengan memberikan izin gratis kepada para musisi kafe untuk membawakan lagu-lagunya tanpa perlu membayar royalti.

Protes ini berawal dari rasa frustrasinya terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI), sebuah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang mengelola hak cipta musik.

Menurut Ari Lasso, jumlah royalti yang ia terima sangat tidak sebanding dengan intensitas lagu-lagunya yang terus diputar di berbagai platform digital, radio, maupun tempat publik seperti kafe dan restoran. Ia merasa sistem pembagian royalti yang ada tidak transparan dan merugikan para musisi.

Sebagai respons, Ari Lasso tidak hanya melayangkan kritik, tetapi juga mengambil tindakan nyata yang dampaknya langsung terasa di kalangan musisi kafe.

Baca Juga  Dorong Kualitas Pelayanan, Bupati Sampang Meriahkan HUT RSUD Dr. Mohammad Zyn

“Ini untuk teman-teman musisi kafe di seluruh Indonesia, bebas! Nyanyiin lagu-lagu saya tidak usah bayar royalti, tidak usah takut,” ujarnya.

Keputusan ini menunjukkan bahwa ia lebih memilih royalti “tidak sampai” padanya daripada melihat uang yang seharusnya menjadi haknya tidak dikelola dengan benar.

Langkah berani Ari Lasso ini sontak mendapat dukungan luas dari musisi dan pegiat industri musik lainnya. Banyak dari mereka mengaku mengalami nasib serupa, di mana royalti yang diterima sangat minim.

Aksi ini pun memicu perdebatan publik tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas lembaga pengelola royalti. WAMI sendiri telah memberikan klarifikasi, menyatakan bahwa jumlah royalti bergantung pada data pemutaran yang dilaporkan oleh platform dan tempat publik.

Namun, protes Ari Lasso ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk perbaikan sistem demi kesejahteraan musisi Indonesia.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum
Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis
Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:54 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:43 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Senin, 18 Mei 2026 - 13:55 WIB

Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan

Berita Terbaru