HUT Ke-10 Pojur, AQ: Ketika Sukses, Jangan Lupakan Madura!

- Publisher

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Achsanul Qosasi, Presiden KUP Pojur, mengingatkan para karyawannya agar tidak melupakan tanah kelahiran mereka, Madura, saat sudah sukses.

Prof. Dr. Achsanul Qosasi, Presiden KUP Pojur, mengingatkan para karyawannya agar tidak melupakan tanah kelahiran mereka, Madura, saat sudah sukses.

Madura-Prof. Dr. Achsanul Qosasi mengingatkan karyawan Kelompok Usaha Profuktif (KUP) Pojur agar tidak melupakan Madura saat sudah sukses.

Prof. AQ–sapaan akrabnya, berpesan dengan tegas hal itu saat perayaan dan tasyajuran Hari Ulang Tahun KUP Pojur ke-10 Tahun, di aula salah satu hotel di Pamekasan, Sabtu (9/8/2025).

Dalam momentum tersebut, Prof. AQ menceritakan besarnya KUP Pojur, yang menaungi belasan perusahaan, berawal dari usaha,l yang tidak mudah.

Namun, Presiden KUP Pojur ini memiliki motivasi dari ayahnya, yaitu almarhum KH. Bahaudin Mudhary yang pernah berpesan agar selalu besar hati. Kiai Baha merupakan ulama Madura yang ahli metafisika.

“Harus besar hati sebagai orang Madura,” ujarnya.

Namun setelah sukses, dia mengajak untuk tidak lupa Madura dan penting untuk ikut serta membangun Pulau Garam ini.

Figur asal Sumenep ini mencontohkan KUP Pojur sebagai pendidikan jasmani, UNIBA Madura sebagai pendidikan rohani, dan Madura United pendidikan karakter.

“Saat sukses, jangan sampai lupakan Madura!” tuturnya.

Selepas perayaan HUT KUP Pojur, ratusan karyawan nonton bareng laga pertama Madura United melawan Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.

Baca Juga  Yayasan Cahaya Umat Pamekasan Buka Khitanan Massal Gratis dan Berikan Bantuan Sembako untuk Kaum Dhuafa
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB