Bantu Warga, Khofifah Salurkan Dana Fantastis di Pamekasan!

- Publisher

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan– Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp6,37 miliar kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan dalam kegiatan yang diselenggarakan di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, pada Minggu (15/6/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto.

Penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif.

Dari total alokasi, bantuan sosial sebesar Rp5,39 miliar didistribusikan untuk beberapa program utama, meliputi:

Program Keluarga Harapan (PKH) Plus: Sebesar Rp3,958 miliar disalurkan kepada 1.979 keluarga penerima manfaat (KPM).

Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD): Sejumlah Rp471,6 juta diberikan kepada 131 jiwa penyandang disabilitas berat.

Bantuan Sosial Kemiskinan Ekstrem: Total Rp571,5 juta disalurkan kepada 381 jiwa, dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp1,5 juta per tahun sebagai intervensi langsung.

Selain itu, dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui kewirausahaan sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dalam skema Kewirausahaan Inklusif Produktif Jawa Timur Sejahtera (KIP JAWARA) dengan total anggaran Rp396 juta. Bantuan ini terbagi menjadi tiga kategori penerima:
KIP PPKS JAWARA: Sebesar Rp105 juta untuk 35 jiwa Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), dengan masing-masing menerima Rp3 juta per tahun.

Baca Juga  Klarifikasi Kemenag: Pernikahan di Hari Libur Tetap Diperbolehkan!

KIP EKS PPKS JAWARA: Sejumlah Rp81 juta diberikan kepada 27 jiwa eks-PPKS.
KIP KPM JAWARA: Total Rp210 juta untuk 70 jiwa KPM yang memiliki potensi kewirausahaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan apresiasi kepada Sumber Daya Manusia (SDM) pendamping sosial, yang terdiri dari SDM PKH Plus, Pendamping Disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Sebanyak 197 orang menerima bantuan dengan total nilai Rp722,4 juta.

Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, Gubernur Khofifah juga menyalurkan dana pemberdayaan masyarakat desa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur sebesar Rp974,875 juta. Dana ini dialokasikan untuk tiga program strategis:
Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa): Sebesar Rp400 juta untuk empat desa.
Program Desa Berdaya: Sebesar Rp400 juta untuk empat desa.
Program Jatim Puspa: Sebesar Rp174,875 juta untuk dua desa.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi, tidak hanya berbasis bantuan tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat. Beliau juga mengapresiasi kerja keras jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan seluruh pendamping sosial yang telah memastikan bantuan disalurkan secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga  Tingkatkan Budaya Literasi, Compok Literasi Luncurkan Moliska Pertama di Madura

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut membagikan paket sembako dan oleh-oleh sepulang ibadah haji, berupa sajadah, jilbab, dan kurma, kepada para keluarga penerima manfaat sebagai bentuk perhatian dan kedekatan dengan warga.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Gubernur Jawa Timur kepada masyarakat Pamekasan. Beliau berharap bantuan ini dapat meningkatkan motivasi dan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Pamekasan pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB