Pelemahan Rupiah ke Rp16.305 per Dolar AS, BI Klarifikasi Anomali Data di Google

- Publisher

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Tangkap Layar (Google SuaraNet.id)

Dok. Tangkap Layar (Google SuaraNet.id)

Businnes, SuaraNet Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke level Rp16.305 per USD, turun 0,82 persen dari posisi awal pekan di Rp16.172 per USD. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga mencatat rupiah di level Rp16.312 per USD.

Pelemahan ini sejalan dengan tren di kawasan Asia, di mana ringgit Malaysia melemah 1,21 persen, won Korea turun 0,57 persen, dan yen Jepang terkoreksi 0,28 persen.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyebut faktor eksternal, seperti kebijakan tarif perdagangan baru Amerika Serikat terhadap negara-negara BRICS, turut memengaruhi pergerakan rupiah.

Sementara itu, terjadi anomali data di Google Finance yang menampilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp8.170. Data tersebut berbeda dari kurs resmi Bank Indonesia dan sempat menimbulkan kehebohan di media sosial.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengklarifikasi bahwa angka tersebut bukan level yang sesuai. BI mencatat nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berada di Rp16.312 per USD pada 31 Januari 2025. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Google Indonesia untuk mengoreksi data yang keliru tersebut.

Baca Juga  Santri Banyuanyar Pamekasan, Achmad Farhan, Sabet Juara 3 di Ajang MHQ Internasional Arab Saudi 2024

Berdasarkan laporan detikFinance, nilai Rp8.170 yang muncul di Google merupakan data lama dari 1 Februari 2009. Saat itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang pernah berada di kisaran Rp8.000, yakni pada era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
Dari Tips Abaya hingga Donasi Palestina: Cara Icha Hakim Menginspirasi Ratusan Ribu Pengikut
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
SPPG Yayasan Husnul Khatimah Diduga Abaikan Standar IPAL, Warga Khawatir Limbah Cemari Lingkungan
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:36 WIB

Dari Tips Abaya hingga Donasi Palestina: Cara Icha Hakim Menginspirasi Ratusan Ribu Pengikut

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:27 WIB

SPPG Yayasan Husnul Khatimah Diduga Abaikan Standar IPAL, Warga Khawatir Limbah Cemari Lingkungan

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB