GP Ansor Jatim Desak Pemerintah Tindak Tegas Galian C Ilegal di Madura

- Publisher

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prengki Wirananda.

Prengki Wirananda.

Madura, SuaraNet– Aktivitas tambang galian C marak terjadi di Madura. Ironisnya, banyak dari kegiatan eksploitasi lingkungan ini tidak mengantongi izin dari pemerintah.

Kondisi ini mendapatkan sorotan tajam dari PW GP Ansor Jawa Timur. Aktivitas galian C tersebut dinilai dapat merusak lingkungan dan berpotensi menyebabkan bencana alam jika tidak diawasi dan dikontrol dengan baik.

Pengurus PW GP Ansor Jatim, Prengki Wirananda, mengatakan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, ratusan titik galian C di Madura beroperasi tanpa izin. Di Kabupaten Sumenep, misalnya, galian C ilegal juga terjadi di wilayah kepulauan.

Perinciannya, di Kabupaten Sumenep terdapat sekitar 220 titik galian C ilegal. Di Kabupaten Pamekasan, sekitar 225 titik; di Kabupaten Sampang, sekitar 16 titik; dan di Kabupaten Bangkalan, sekitar 30 titik.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa izin dipastikan tidak melalui kajian dan analisis dampak lingkungan yang memadai.

“Aktivitas tambang galian C di Madura ini sangat mengkhawatirkan. Perlu ada langkah-langkah strategis dari pemerintah untuk mencegah dampak buruk akibat aktivitas pertambangan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Geruduk Dindik Jatim, GAM-JATIM Bongkar Dugaan Korupsi Dana Pendidikan Miliaran Rupiah

Prengki menambahkan bahwa aktivitas tambang galian C yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius. Dampaknya sangat merugikan, termasuk potensi terjadinya banjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah daerah di Madura sering mengalami banjir. Di Kabupaten Pamekasan, misalnya, wilayah kota sering terendam air. Tanah longsor juga kerap terjadi, yang sangat membahayakan masyarakat.

Pemerintah harus segera mencari solusi terkait banyaknya tambang galian C yang tidak berizin. Harus dilakukan kajian menyeluruh mengenai penyebab pelaku usaha tambang tidak melengkapi dokumen perizinan.

“Jika memang ada kesulitan dalam pengurusan izin, kami PW Ansor Jawa Timur siap memfasilitasi dan mengawal. Bagi kami, yang terpenting adalah agar aktivitas galian C berjalan sesuai regulasi dan mendapat pengawasan yang baik dari pemerintah,” katanya.

Prengki berharap aktivitas tambang galian C, yang selama ini menjadi tumpuan hidup sebagian masyarakat Madura, tidak menimbulkan kemudaratan yang berdampak buruk bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, kontrol dan pengawasan dari pemerintah sangat diperlukan.

Baca Juga  Kasus Kecelakaan di Pamekasan Meningkat pada Tahun 2023, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengendara

“Kami yakin, jika dikelola sesuai aturan dan regulasi yang berlaku, tambang galian C ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menjaga lingkungan dari kerusakan yang dapat menimbulkan bencana,” ujarnya.

Prengki juga menyampaikan bahwa PW Ansor Jatim Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Lingkungan Hidup (LH) akan mengadakan audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim. Persoalan galian C akan menjadi salah satu materi yang dibahas. (*)

 

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB