Pilkada 2024: Momentum Demokrasi Tanpa Money Politik

- Publisher

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ilustrasi Money Politics

Dok. Ilustrasi Money Politics

SuaraNet – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 menjadi tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Rakyat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin daerah yang diharapkan mampu membawa perubahan nyata. Namun, di tengah optimisme ini, komitmen untuk menjadikan Pilkada bersih dari praktik money politics menjadi tantangan utama yang harus dihadapi bersama.

Menurut jadwal resmi yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, Pilkada 2024 akan dilaksanakan dalam dua tahapan besar, yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan. Hari pemungutan suara dijadwalkan pada Rabu, 27 November 2024.

Namun, demokrasi yang sehat tak hanya diukur dari keberhasilan teknis penyelenggaraan. Praktik politik uang, yang sering menjadi noda dalam pesta demokrasi, harus dicegah sejak awal. Pilkada harus menjadi ajang kompetisi gagasan dan program kerja, bukan perebutan suara lewat transaksi uang.

Tahapan Pilkada 2024: Dari Persiapan hingga Penyelenggaraan

Tahapan Pilkada 2024 melibatkan sejumlah proses krusial yang dirancang untuk memastikan kelancaran pemilu.

Tahapan Persiapan

Tahap ini mencakup perencanaan program dan anggaran, pembentukan panitia pemilu, hingga penyusunan daftar pemilih. Proses ini berakhir pada 23 September 2024 dengan pemutakhiran daftar pemilih sebagai prioritas.

Baca Juga  Night Carnival Meriahkan Peringatan Harjad ke-492 Pamekasan

Tahapan Penyelenggaraan

Dimulai dengan pendaftaran pasangan calon pada Agustus 2024, tahap ini mencakup kampanye hingga penghitungan suara pada Desember 2024. Tahap penyelenggaraan menjadi momen krusial untuk memastikan integritas proses Pilkada.

Menghapus Jejak Money Politik

Praktik money politics bukan hanya mencederai nilai-nilai demokrasi, tetapi juga berpotensi melahirkan pemimpin yang tak kompeten dan rentan korupsi. Dalam konteks Pilkada 2024, KPU dan Bawaslu memiliki peran strategis dalam pengawasan, termasuk memantau aliran dana kampanye dan melibatkan masyarakat untuk melaporkan pelanggaran.

Kesadaran pemilih juga menjadi kunci. Masyarakat harus memahami bahwa memilih berdasarkan uang hanya akan menciptakan siklus kepemimpinan yang buruk. Oleh karena itu, partisipasi pemilih bukan sekadar memberikan suara, tetapi juga menjadi pengawal proses demokrasi yang bersih.

Mewujudkan Demokrasi Bermartabat

Pilkada Serentak 2024 adalah kesempatan emas untuk memperbaiki wajah politik Indonesia. Dengan menolak money politics dan memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak dan visi-misinya, masyarakat dapat memastikan bahwa Pilkada menjadi awal perubahan yang signifikan.

Mari jadikan Pilkada 2024 sebagai pesta demokrasi yang bermartabat. Catat tanggalnya, gunakan hak suara Anda dengan bijak, dan pastikan suara Anda membawa masa depan yang lebih baik untuk daerah Anda!

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum
Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis
Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21 WIB

Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:54 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:43 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Berita Terbaru