Polres Pamekasan Gelar Edukasi Anti Judi Online di Sekolah

- Publisher

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pamekasan Polda Jatim berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman judi online yang meresahkan.

Polres Pamekasan Polda Jatim berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman judi online yang meresahkan.

Pamekasan – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita, Polres Pamekasan aktif melakukan sosialisasi mengenai bahaya judi online di berbagai sekolah, termasuk di MAN 1 Pamekasan pada Sabtu, 9 November 2024.

Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang risiko dan dampak negatif judi online, yang semakin marak di kalangan remaja.

Dalam acara tersebut, Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, menugaskan Aipda Moh Sakur Kaurmintu dari Satreskrim untuk memberikan sosialisasi kepada para pelajar. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari pengaruh buruk judi online.

“Upaya kami adalah mencegah pelajar terlibat dalam praktik judi online yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis dan akademis mereka,” ujar Aipda Moh Sakur.

Pemateri juga menyampaikan arahan dari Kapolres Pamekasan, bahwa Polres mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pada peningkatan penegakan hukum dan swasembada pangan. Komitmen setiap anggota untuk menindak tegas pelanggaran hukum, termasuk judi online, peredaran narkoba, dan tindak pidana korupsi, menjadi fokus utama program Asta Cita.

Baca Juga  Raih Berkah Ramadan, GMC Pamekasan Gelar Kultum dan Bagi-bagi Takjil

Selama sosialisasi, personel Satreskrim menjelaskan dampak dari kecanduan judi online serta cara menghindari pengaruhnya di era globalisasi. Para siswa juga diajak untuk aktif melaporkan indikasi penyebaran konten judi di lingkungan sekolah atau media sosial.

“Sosialisasi ini penting karena judi online kini tidak hanya merambah kalangan dewasa, tetapi juga remaja dan anak-anak yang mudah terpengaruh. Judi online bukan permainan, melainkan perbuatan pidana. Kami ingin siswa-siswi menyadari betapa berbahayanya terlibat dalam aktivitas ini,” tambah Aipda Moh Sakur.

Sesi tanya jawab juga diadakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai pencegahan serta penanganan terhadap pengaruh judi online. Pihak sekolah menyambut baik program ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk memperkuat pengetahuan siswa tentang keamanan digital.

“Kami berharap sosialisasi ini dapat membuat siswa lebih waspada dan mampu membedakan mana yang aman dan mana yang berpotensi merusak masa depan mereka,” tutup Kasihumas.

Penulis : Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB