Parade Batik Meriah Warnai Hari Jadi Pamekasan ke-494

- Publisher

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parade batik ini menampilkan beragam motif khas Pamekasan, mulai dari motif klasik hingga kontemporer.

Parade batik ini menampilkan beragam motif khas Pamekasan, mulai dari motif klasik hingga kontemporer.

Pamekasan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-494, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar parade batik yang meriah di Azana Style Hotel, Kamis (7/11/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal. Parade batik ini tidak hanya menampilkan keindahan motif batik khas Pamekasan, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi wisata daerah.

Sebagai pelengkap, Pemkab Pamekasan juga meluncurkan paket wisata ‘Sweet Trip’ yang akan mulai ditawarkan pada Desember 2024.

9a9ac09d 54e8 40da ab11 db568aec7006 scaledFathorrahman, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh kepala OPD, khususnya kepada Bapak Sekda yang telah hadir.

“Parade batik ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Pamekasan,” ujarnya.

Penjabat Sekda Pamekasan, Achmad Faisol, menjelaskan bahwa paket wisata ‘Sweet Trip’ dirancang secara khusus untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata menarik di Pamekasan.

“Selain keindahan alamnya yang memukau, Pamekasan juga kaya akan tradisi dan budaya yang unik, seperti kerapan sapi, upacara petik laut, dan seni daul,” kata Faisol.

Baca Juga  Manchester United Comeback Lawan Chelsea, Scott McTominay Jadi Pahlawan

Ia menambahkan bahwa paket wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

Parade batik ini menampilkan beragam motif khas Pamekasan, mulai dari motif klasik hingga kontemporer.

Setiap motif memiliki makna dan cerita tersendiri yang mencerminkan sejarah dan kehidupan masyarakat Pamekasan.

Dengan mengenakan batik, para kepala OPD tidak hanya tampil anggun, tetapi juga ikut serta dalam mempromosikan batik sebagai warisan budaya yang tak ternilai.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru