Paslon Berbakti Kenakan Batik Lokal, Dukung Pembatik Pamekasan

- Publisher

Senin, 28 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ra Baqir dan Taufadi, Pasangan calon Bupati Pamekasan.

Ra Baqir dan Taufadi, Pasangan calon Bupati Pamekasan.

Pamekasan– Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati nomor 3, Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi (BERBAKTI), tampil menawan dengan baju batik lokal berwarna hijau kombinasi merah saat kampanye di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Ra Baqir, sapaan akrab Muhammad Baqir Aminatullah, menjelaskan bahwa pilihan batik ini bukan hanya untuk menunjukkan kecintaan terhadap produk lokal, tetapi juga sebagai upaya untuk mempromosikan batik Pamekasan. “Baju yang kami kenakan adalah batik Klampar dan Kowel, khas Pamekasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ra Baqir menekankan bahwa penggunaan batik lokal mencerminkan komitmen pasangan BERBAKTI untuk memberdayakan pembatik, terutama generasi muda, dalam mengembangkan keterampilan dan inovasi produk batik. “Dengan mengenakan batik Pamekasan, kami ingin menunjukkan dukungan terhadap industri lokal yang merupakan salah satu sumber mata pencaharian masyarakat,” tuturnya.

Ra Baqir juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan pembatik lokal dan masyarakat secara umum. “Kami tidak hanya akan mendukung batik, tetapi juga produk lokal lainnya, karena hal ini berkontribusi positif pada pengembangan ekonomi,” tambahnya.

Baca Juga  Formatur Soroti Inkonsistensi Pemkab Pamekasan: Tutup Kafe, Diamkan Pesta Sawer di Bank Jatim

 

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terbaru