Festival Taneyan Lanjhang Meriahkan Peringatan Hari Jadi Pamekasan ke-494

- Publisher

Senin, 28 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Bupati Pamekasan, Masrukin resmi membuka Festival Hari Jadi Pamekasan.

PJ Bupati Pamekasan, Masrukin resmi membuka Festival Hari Jadi Pamekasan.

Pamekasan-Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar serangkaian acara untuk merayakan hari jadi Kabupaten Pamekasan yang ke-494 tahun 2024.

Salah satu acaranya adalah Festival Taneyan Lanjhang, yang berlangsung di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, pada hari Jumat-Subtu  (25-26/10/24).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Fahmi menjelaskan pentingnya festival ini untuk berikan kesempatan bagi masyarakat supaya mengenal kembali kekayaan budaya Madura, khususnya Taneyan Lanjhangq sebagai simbol rumah adat Madura di masa lalu

“Taneyan Lanjhang dipilih sebagai bagian dari perayaan karena semakin sulit menemukan budaya ini, yang merepresentasikan rumah adat Madura masa lalu,” ujarnya.

Festival ini bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga untuk melestarikan budaya dan adat Madura yang saat ini mulai tergerus oleh zaman.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Partisipasi dari berbagai OPD juga diharapkan membuat festival ini lebih semarak,” tambah Fahmi.

Acara ini juga  dimeriahkan dengan bazar UKM, di mana masyarakat sekitar diundang untuk memamerkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mereka.

Baca Juga  "Bedah Musik" Selami Makna Musik Religi Karya M. Faizi di Pamekasan

“Kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, karena pengunjung dari luar daerah juga diharapkan datang,” pungkasnya.

Penulis : Dalif

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB