Dialog Konstitusi: Mahasiswa HTN IAIN Madura Komitmen Jaga Marwah Hukum Jelang Pilkada

- Publisher

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ist

Dok. Ist

SuaraNet, Pamekasan – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menyelenggarakan Dialog Konstitusi pada Jumat (11/10)  di Aula Perpustakaan IAIN Madura,

Acara ini menghadirkan pakar Hukum Tata Negara sekaligus Dosen Program Doktor Hukum dan Pembangunan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Adam Muhshi, sebagai pemateri utama.

Dialog Konstitusi yang ditujukan khusus untuk mahasiswa HTN lintas angkatan ini mengusung tema “Menjaga Marwah Konstitusi dalam Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia”. Ketua HMPS HTN, Muhammad Romli, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sesuai dengan momentum Pilkada serentak yang akan segera digelar di berbagai daerah, dengan harapan agar mahasiswa HTN mampu berperan dalam menjaga kehormatan konstitusi.

“Pemilihan tema ini disesuaikan dengan situasi saat ini, di mana kita tengah menghadapi momentum politik Pilkada serentak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membahas isu-isu yang mendorong pengawalan konstitusi agar tetap terjaga dalam proses Pilkada tersebut,” jelas Romli.

Adam Muhshi, dalam paparannya, menegaskan relevansi tema yang diangkat dengan situasi penegakan hukum di Indonesia saat ini. Ia menyebutkan bahwa beberapa putusan Mahkamah Konstitusi, seperti Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK No. 70/PUU-XXII/2024, sempat terancam dianulir oleh pembentuk undang-undang, tetapi berhasil diselamatkan berkat pengawasan ketat dari publik.

Baca Juga  Resmi Dilantik, UKK FPM FEBI IAIN Madura Hidupkan Ekonomi Kreatif Berbasis Industri Halal

“Supremasi konstitusi harus terus dijaga, dan salah satu caranya adalah melalui forum-forum akademik positif seperti Dialog Konstitusi ini. Ini merupakan langkah penting dalam mengawal penegakan hukum dan menjaga marwah konstitusi kita,” jelas Adam Muhshi.

Ketua Program Studi HTN, Achmad Faidi, juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi akademisi dalam mengawal demokrasi lokal, khususnya menjelang Pilkada.

“Dialog Konstitusi ini adalah upaya kita untuk ikut serta mengawal Pilkada yang sebentar lagi akan kita hadapi bersama,” ujar Faidi.

Ia menambahkan bahwa dialog ini juga dilatarbelakangi oleh sejumlah peristiwa dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya, di mana nilai-nilai konstitusi cenderung diabaikan.

“Dalam beberapa momen politik terakhir, kita melihat bahwa pesan-pesan dan nilai-nilai konstitusi sering terabaikan. Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi mahasiswa dan masyarakat untuk lebih memahami dan menjaga konstitusi,” tambahnya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Hana Hanisa

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB