Angkat Tema ‘Galahku Janur Kuning’, Sivitas Kotheka Buka Festival Sastra-Sains

- Publisher

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novi Kamalia, ketua Sivitas Kotheka resmi membuka Festival Sastra-Sains.

Novi Kamalia, ketua Sivitas Kotheka resmi membuka Festival Sastra-Sains.

Pamekasan, SuaraNet – Komunitas Sivitas Kotheka resmi membuka Festival Sastra-Sains pada Selasa malam, 30 Juli 2024, di Kafe Manifesco, Jl. Jalmak, Pamekasan. Tema “Galahku Janur Kuning” yang diangkat dalam festival ini diambil dari lagu tradisional Madura “Ghâi’ Bintang Ghâgghâr Bulân”, yang menceritakan pergulatan manusia dengan alam, sebagaimana para ilmuwan bergelut dengan objek-objek natural.

Acara pembukaan Festival Sastra-Sains ini dimeriahkan dengan pertunjukan Musik Rampak Naong, pidato kebudayaan, serta pemberian penghargaan. Pada kesempatan ini, Nabil Saleh Sabantha Manzil menerima anugerah Koloman Budaya dan Sulaiman Sadiq menerima anugerah Madura Cendikia dari Sivitas Kotheka, kategori Budayawan Madura.

Dalam acara pembukaan Festival Sastra-Sains, Sivitas Kotheka menghadirkan Turmedzi Djaka untuk memberikan pidato kebudayaan.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah budayawan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ketua Dewan Kesenian Pamekasan, perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pamekasan, serta para mahasiswa.

Novi Kamalia, ketua Sivitas Kotheka, menjelaskan bahwa malam ini merupakan mukadimah dari rangkaian festival yang akan diselenggarakan di sejumlah acara Sivitas Kotheka selanjutnya.

Baca Juga  Satpol PP Pamekasan Tekan Peredaran Rokok Ilegal

“Kami percaya bahwa orang hebat harus memiliki dua hal. Pertama, jaringan relasi atau ‘orang dalam’ yang kuat. Kedua, pengetahuan, informasi, data, dan yang paling penting adalah rahasia-rahasia yang dapat membuat seseorang menjadi lebih kuat,” jelas Novi Kamalia.

Komunitas Sivitas Kotheka yang dibentuk pada pertengahan 2017 memiliki visi untuk menghidupkan iklim literasi di Madura. Dengan tujuan ini, komunitas ini menggelar Festival Sastra-Sains.

“Inilah yang menjadi alasan Sivitas Kotheka didirikan untuk menggali rahasia-rahasia pengetahuan dan disebarkan kepada kalian (khalayak umum) hingga lebih kuat dengan pengethuan yang dimiliki,” kata Novi Kamalia.

IMG 4154 scaled
Pertunjukan tari mengiringi alunan musik Rampak Naong.

Ia juga menerangakan, acara Festival Sastra-Sains menghadirkan pertunjukan Musik Rampak Naong dengan maksud melestarikan budaya Madura.

Diketehui, Rampak Naong adalah sebuah bentuk pertunjukan musik tradisional Madura yang menggunakan alat musik khas, seperti gendang, gong, dan kenong.

81e75f21 c77d 4265 a523 9a98e7c1cde8 scaled
Foto bersama penggerak Festival Sastra-Sains Sivitas Kotheka.

Jadwal Festival Sastra-Sains

1. Mukadimah Festival Sastra-Sains “Galahku Janur Kuning” (30 Juli 2024 – Manifesco, 19.00-22.00)

2. Broadway Warga Tabun “Bantalku Gelombang, Selimutku Badai” (3 Agustus 2024 – Manifesco, 19.00-22.00)

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, DPMU gelar Sekolah Pemilu Progresif

3. Studium Generale “Jelajah Roman-Roman Ekstraterestrial” (10 Agustus 2024 – Manifesco, 19.00-22.00)

4. Simposium Puisi “Memeluk Bulan dan Memetik Bintang-Gemintang” (16 Agustus 2024 – Manifesco, 19.00-22.00)

5. Tutur Sastra-Sains “Hikayat Iblis dan Buah Khuldi” (29 Agustus 2024 – Ballroom Hotel Odaita, 19.00-22.00)

6. Malam Dramatik “Gema Panjang Lesung Padi” (1 September 2024 – Loka Coffee, 19.00-22.00)

Penulis : Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB