Perkuat Persaudaraan, Gusdurian Gelar Halal Bi Halal

- Publisher

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alissa Wahid Direktur Gusdurian Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Halal Bi Halal. (Foto: Dok. Pribadi)

Alissa Wahid Direktur Gusdurian Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Halal Bi Halal. (Foto: Dok. Pribadi)

YOGYAKARTA, SUARANET – Upaya Memperkuat persaudaraan, GUSDURian menggelar halal bi halal, di Griya Gusdurian Yogyakarta, Sabtu (04/05/24).

Acara tersebut berlangsung lancar dengan dihadiri berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari aktivis, seniman, akademisi, hingga tokoh agama. Hal itu bertujuan untuk merekatkan kembali nilai-nilai persaudaraan.

Sementara itu Alissa Wahid, direktur GUSDURian mengungkapkan, bahwa GUSDURian seringkali dianggap Nahdlatul Ulama (NU), padahal tidak demikian.

“Gusdurian seringkali dianggap NU, karena ada sosok tokoh Gus Dur yang dijadikan panutan dalam Gusdurian. Sebenarnya Gusdurian adalah lebih menuansakan keindonesian, yakni dengan berbagai latar belakang agama, kelompok dan masyarakat,” ungkapnya.

Disamping itu, Alissa sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa hari ini diperlukan untuk dapat memperkuat nilai-nilai persaudaraan. “Perdamaian bisa tercapai merawat persaudaraan, cara merawatnya memang penuh tangtangan. Akan tetapi diperlukan kerjasama berbagai pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa untuk bisa mewujudkan perdamaian, maka diperlukan keadilan secara menyeluruh. “Perdamaian bisa diwujudkan, apabila keadilan bisa dirasakan masyarakat Indonesia. Karena selama ini belum masyarakat merasakan keadilan itu,” imbuhnya.

Baca Juga  IIQ An Nur Yogyakarta Mewisuda 164 Sarjana, 20 di Antaranya Hafiz/zah
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terbaru