Bus Terbakar di Pamekasan Akibat Konsleting Mesin, Kerugian Materiil Capai Rp2 Miliar

- Publisher

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsleting mesin diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh bodi bus tersebut.

Konsleting mesin diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh bodi bus tersebut.

Pamekasan, SuaraNet – Sebuah bus yang sedang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Sumenep dilaporkan terbakar akibat konsleting mesin, menyebabkan kerugian materiil mencapai Rp2 miliar. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Jokotole, Kelurahan Barurambat, Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Bus yang terlibat dalam kejadian ini adalah Bus Karina dengan nomor polisi B 7036 PRN. Saat kejadian, bus hanya mengangkut tiga penumpang, yaitu supir Henki Narfii (34) yang beralamat di Bengkong Otista, jalan Fiana 16 Buntung Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, serta Warsidi (30) sebagai kondektur dari Kabupaten Sragen dan Abdul Muthollib (43) sebagai supir cadangan dari Kabupaten Tuban.

Menurut Iptu Sri Sugiarto, Kasi Humas Polres Pamekasan, kejadian tersebut berawal ketika Bus Karina berhenti di Pamekasan, tepatnya di simpang empat Jalan Jokotole saat lampu merah. Sopir bus melihat asap keluar dari bagian tengah samping sebelah kiri bus. Khawatir akan terjadi masalah yang lebih serius, sopir segera memarkirkan bus di pinggir jalan sebelah utara.

Namun, kepanikan semakin meluas ketika sopir memeriksa asap yang keluar dan menemukan adanya api yang membara. Sopir berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam kebakaran (APAR), namun upaya tersebut justru membuat api semakin berkobar hingga membakar seluruh bodi bus.

Baca Juga  Diskominfo Pamekasan Fasilitasi Silaturahmi Erat Pemerintah dan Wartawan

“Dari informasi yang kami kumpulkan, dugaan sementara adalah konsleting mesin yang menyebabkan kebakaran pada bus tersebut,” ungkap Iptu Sri Sugiarto.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Dalam penanggulangan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pamekasan berhasil memadamkan api yang melahap bus tersebut.

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya perawatan dan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan, terutama dalam hal kelengkapan sistem keamanan yang dapat mencegah kejadian serupa. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Berita Terbaru