Potongan Daging Sapi dengan Lafadz Allah dan Muhammad di Sumenep Hebohkan Warga

- Publisher

Kamis, 15 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan daging sapi tersebut menampilkan lafadz Allah dan Muhammad dalam bahasa Arab. Keduanya terlihat pada dua potongan daging sapi terpisah berwarna putih tulang dengan latar belakang kemerahan. (Foto: Fauzi)

Potongan daging sapi tersebut menampilkan lafadz Allah dan Muhammad dalam bahasa Arab. Keduanya terlihat pada dua potongan daging sapi terpisah berwarna putih tulang dengan latar belakang kemerahan. (Foto: Fauzi)

Sumenep, SuaraNet – Warga dihebohkan dengan daging sapi yang memiliki corak huruf bertuliskan lafadz Allah dan Muhammad di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura.

Potongan daging sapi tersebut menampilkan lafadz Allah dan Muhammad dalam bahasa Arab. Keduanya terlihat pada dua potongan daging sapi terpisah berwarna putih tulang dengan latar belakang kemerahan.

Potongan daging tersebut tampaknya terletak di bagian kerongkongan dan memiliki diameter sekitar 10 hingga 15 sentimeter.

ADVERTISEMENT

cc59f439 1d50 439b 9c3d 98bc5fcbcdb8 scaled
33dda0b5 fba7 402f 989c e591e49519cf scaled
cc59f439-1d50-439b-9c3d-98bc5fcbcdb8
33dda0b5-fba7-402f-989c-e591e49519cf
previous arrow
next arrow

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nuruddin, seorang warga setempat, mengungkapkan kronologi kejadian kepada apahabar.com. Ia menyebut bahwa penemuan menakjubkan ini ditemukan oleh istrinya, Maylah, pada Minggu (11/6).

Menurut Nuruddin, sapi yang bernama Subairi, milik kerabatnya dan akan digunakan untuk keperluan kifayah atau tahlilan keluarganya yang telah meninggal dunia, disembelih oleh kerabatnya pada Sabtu (10/6).

Setelah proses penyembelihan, potongan daging sapi tersebut kemudian diserahkan kepada istrinya. Saat memotong daging dengan ukuran lebih kecil, istrinya menemukan sesuatu yang tidak biasa.

“Istri saya awalnya tidak menyadari. Baru kemudian menyadari saat memotong-motong daging. Karena itu, dia mengambil telepon seluler untuk mendokumentasikannya,” ungkap Nuruddin pada Rabu (14/6).

Baca Juga  Hebohkan Warga, Penemuan Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Seragam Sekolah di Sumenep

Nuruddin menjelaskan bahwa sapi yang disembelih adalah milik kerabatnya. Sapi ini selalu ditahan dalam kandang karena sering menunjukkan perilaku agresif terhadap warga sekitar.

“Namun, alhamdulillah, sejak keluar dari kandang hingga disembelih, sapi tersebut tampak patuh dan tidak memberontak,” katanya.

Kejadian ini dianggap sebagai tanda kebesaran Allah SWT oleh Nuruddin. Setelah kejadian tersebut, banyak masyarakat sekitar yang menganggap almarhum Subairi sebagai manusia pilihan Allah SWT.

Nuruddin menjelaskan bahwa almarhum memiliki keterbatasan mental. Meski demikian, masyarakat sangat antusias mengikuti tahlilan yang diadakan di rumah duka.

“Alhamdulillah, banyak yang hadir. Tidak hanya saudara dan keluarga, tetapi juga banyak orang lain. Bahkan ada yang membawa air, ada yang membawa 15 karton, 20 karton, dan masih banyak lainnya,” terangnya.

Pria asal Sumenep ini berpesan agar kita dapat mengambil hikmah dari kejadian ini, termasuk untuk selalu bersyukur dan saling menghargai sesama.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa tidak selalu orang yang dihormati oleh orang lain juga dihormati di sisi Allah SWT. Dengan kata lain, jangan menilai orang dari segi fisik karena kita tidak tahu siapa yang pantas di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Berita Terkait

Pamit Siram Tembakau, Seorang Petani Pamekasan Ditemukan Tewas di Penampungan Air
Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 6-2, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad dalam Pembukaan Pena Santri Darul Ulum Banyuanyar
DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di Pamekasan
Mahasantri Peduli, FKMSB Pusat Salurkan 1000 Bantuan untuk Kaum Duafa di Kabupaten Pamekasan
Polisi Pamekasan Tindak Cepat Kasus Pencurian di Rumah Dokter Berdasarkan Rekaman CCTV
35 Tahun Pengalaman Birokrasi, Bacabup Fattah Jasin Bertekad Membangun Ekonomi Kerakyatan Pamekasan
Tingkat Kepuasan Publik Rendah, Alarm Buat Baddrut Tamam di Pilkada 2024

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 20:44 WIB

Pamit Siram Tembakau, Seorang Petani Pamekasan Ditemukan Tewas di Penampungan Air

Selasa, 23 Juli 2024 - 23:39 WIB

Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 6-2, Lolos ke Semifinal Piala AFF

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:51 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad dalam Pembukaan Pena Santri Darul Ulum Banyuanyar

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:35 WIB

DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di Pamekasan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Mahasantri Peduli, FKMSB Pusat Salurkan 1000 Bantuan untuk Kaum Duafa di Kabupaten Pamekasan

Jumat, 19 Juli 2024 - 00:32 WIB

35 Tahun Pengalaman Birokrasi, Bacabup Fattah Jasin Bertekad Membangun Ekonomi Kerakyatan Pamekasan

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:53 WIB

Tingkat Kepuasan Publik Rendah, Alarm Buat Baddrut Tamam di Pilkada 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 22:38 WIB

PBNU Sesalkan Kunjungan Lima Cendekiawan NU ke Israel

Berita Terbaru

Ketua Majelis Ratna Dewi Pettalolo saat membacakan amar putusan perkara nomor. (foto: ist)

Berita

DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di Pamekasan

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:35 WIB