Alumni PMII Kota Malang Zona Pamekasan Bangun Koneksi Lintas Kader

- Publisher

Senin, 1 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumni PMII kota Malang zona Pamekasan merajut tali silaturrahmi.

Alumni PMII kota Malang zona Pamekasan merajut tali silaturrahmi.

Pamekasan – Tanggal 1 Mei 2023 menjadi momen penting bagi para alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang zona Pamekasan.

Pasalnya IKA PMII terbentuk di wilayah setempat melalui acara halalbihalal lintas generasi yang digelar di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Madura.

Sedikitinya 80 alumni PMII Kota Malang yang ada di Pamekasan hadir di acara tersebut. Ketua IKA PMII Kota Malang, Muhammad Nuruddin juga turut memberikan sambutan secara langsung.

Ketua Pelaksana Muslim mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar kader-kader PMII Malang dari lintas generasi, khususnya yang ada di Pamekasan.

Mantan Pengurus Cabang PMII Kota Malang ini menyebutkan bahwa halal-bihalal digelar perdana. Melalui kegiatan ini para alumni PMII Kota Malang zona Pamekasan diharapkan semakin solid dan saling terkoneksi.

“Kegiatan halal-bihalal ini tidak lain maksud dan tujuannya adalah silaturrahim. Harapan nantinya para alumni PMII Kota Malang yang ada di Pamekasan bisa semakin solid dan juga saling terkoneksi,” katanya

Ketua IKA PMII Kota Malang, Muhammad Nuruddin bersyukur karena para alumni PMII yang berdomisili di Pamekasan semakin solid.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Hadiri Halal Bihalal AJP, Ajak Wartawan Percepat Pembangunan

Gus Din sapaannya meminta agar posisi PMII semakin diperkuat dari berbagai sektor, mulai dari bidang keagamaan, akademisi, birokrasi, politisi hingga penguatan sektor ekonomi.

“Bayangan kita dunia kedepan ini semakin riil dari sektor ekonomi maka semakin maju,” ujarnya saat memberikan sambutan, Senin (1/5).

Menurut Gus Din, banyak sebuah gagasan besar di bidang ekonomi yang lahir dari orang-orang Madura. Maka dari itu harapan untuk membuat ekonomi semakin tangguh bisa dilakukan IKA PMII Kota Malang, khusunya Pamekasan.

“Ini sedikit cerita ya. Saya pernah beli rokok di Makkah. Waktu saya umroh itu, beli sampoerna termahal di dunia dan penjualnya adalah orang Madura, itu adalah salah satu bukti,” ujarnya

Gus Din menyebut bahwa orang Madura merupakan pelaku usaha yang mempunyai ketangguhan di sektor ekonomi. Di negeri mana dan sesulit tingkat apapun, survive orang Madura dianggap tinggi sekali.

“Saya bukan membanggakan orang Madura karena faktanya orang Madura adalah Chinanya Indonesia,” terangnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru