Resmikan Tampilan Gedung Baru, RSUD Smart Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

- Publisher

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Achmad Marsuki, Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Achmad Marsuki, Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo

PAMEKASAN, SUARANET- Bupati Pamekasan, Madura, Baddrut Tamam meresmikan tampilan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan pada Kamis (28/10/2022).

Selain itu, RSUD Smart meluncurkan logo baru rumah sakit yang berada di kawasan Jalan Raya Panglegur Pamekasan.

Peresmian tampilan gedung RSUD dan peluncuran logo itu ditandai dengan pemotongan pita beserta penandatangan Batu prasasti oleh Baddrut Tamam Bupati Pamekasan.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan bahwa, peresmian tampilan gedung dan Logo RSUD Smart ini agar RSUD Smart memiliki wajah baru sehingga masyarakat yang sedang melakukan perawatan di rumah sakit menjadi lebih nyaman

“ Tampilan baru memberikan perasaan nyaman kepada masyarkat yang datang,” Kata Baddrut Tamam.

Lalu mengapa harus merubah tampilan pada gedung rumah sakit dan logo rumah sakit? Tidak lain karena rumah sakit ini adalah tempat rujukan kesehatan masyarakat artinya, dengan nuansa tampilan yang baru dan logo rumah sakit akan menjadi lebih bagus dan rumah sakit memiliki wajah baru sehingga masyarakat akan merasakan lebih nyaman ketika mendapatkan pelayanan.

Baca Juga  Ka. KPLP Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-492, Doakan Warganya Tentram dan Sejahtera

“Dengan perubahan yang telah dilakukan, Bupati meminta kepada para petugas rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik, serta mampu membuat masyarakat di Kabupaten Pamekasan lebih nyaman dan aman,” pintanya.

Kemudian, Baddrut memita kepada pihak rumah sakit supaya dalam melayani masyarakat harus secara profesional.

“Janganlah untuk main main didalam penanganan kesehatan dan kita harus bersama sama untuk menjadikan rumah

sakit ini menjadi kontribusi yang baik dalam bidang kesehatan,” imbuhnya.

Dijelaskan orang nomor satu di Pamekasan, bahwasanya Sumpah dokter ini lebih berat dari pada sumpah seorang bupati, hal itu dikarenakan saat dokter diambil sumpahnya, artinya  seorang dokter harus sungguh sungguh dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan selain itu seorang dokter merupakan tenaga kesehatan dan abdi negara..

Sementara, Achmad Marsuki Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo, dalam sambutannya  menyampaikan, tampilan baru pada Gedung RSUD Smart selain instruksi dari Bupati Pamekasan sekaligus mewujudkan apa yang menjadikan visi dan misinya Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martidirdjo.

Baca Juga  Kekeringan Melanda 269 Dusun di Pamekasan, Warga Beli Air untuk Kebutuhan Sehari-hari

“Peresmian pada tampilan Gedung RSUD Smart ini untuk terwujudnya rasa yang menyenangkan dan terdepan dalam pelayanan, pendidikan dan penelitian,” Ujar Direktur RSUD Smart.

Menurutnya, dengan perubahan ini bisa memberikan pelayanan yang cepat dan terjangkau bagi masyarakat di Pamekasan.

Ia berharapap, RSUD Smart ini memiliki  dua misi dalam tampilan ini yakni, Memberikan pelayanan kesehatan  yang cepat, bermutu dan terjangkau dan Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian kesehatan yang bermutu.

“Komitmen peningkatan mutu dan keselamatan pasien, sehingga terwujudnya rumah sakit yang menyenangkan dan terdepan dalam pelayanan pendidikan serta penelitian. Semoga bisa memberikan pelayanan yang bermutu cepat dan terjangkau selain itu, bisa

menyelenggarakan pendidikan dan penelitian kesehatan yang bermutu,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru