Tiga OPD Dilaporkan, Aktivis Desak kPK Bongkar Skema Kasus Hibah Jatim

- Publisher

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi aktivis antikorupsi di ruang KPK mendesak penyidik membuka peran tiga OPD dalam skema hibah Jatim.

Aksi aktivis antikorupsi di ruang KPK mendesak penyidik membuka peran tiga OPD dalam skema hibah Jatim.

Jakarta — Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK RI, Jl. Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/12).

Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK segera menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan dalam alur penyaluran dana hibah dan bantuan keuangan desa di Jawa Timur, yang menurut mereka masih menyisakan banyak tanda tanya.

Jaka Jatim menyatakan telah menyerahkan tiga laporan resmi kepada KPK, termasuk laporan bernomor 61/Jakajatim/LP.B.Kesra/Jatim/XII/2025 yang ditujukan kepada Biro Kesra Setda Jawa Timur.

Laporan itu, menurut mereka, berkaitan dengan peran sejumlah pejabat eksekutif dalam proses realisasi dana hibah di tiga OPD: DPRKPCK, DPMN, dan Biro Kesra.

Koordinator Lapangan Jaka Jatim, Musfiq, mengatakan bahwa alur hibah di Jawa Timur perlu dibuka secara menyeluruh.

“Kami memandang ada bagian dari mekanisme hibah yang tidak terang. Karena itu kami melaporkan tiga OPD dan meminta KPK menelusuri struktur pengambilan keputusan di dalamnya,” ujar Musfiq dalam orasinya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya datang bukan hanya untuk berunjuk rasa, tetapi juga untuk memastikan laporan mereka tidak berhenti pada proses administrasi.

Baca Juga  Tebarkan Kebaikan, GMC Pamekasan Gelar Istighosah dan Waqafkan Al-Qur’an di Makam Leluhur

“KPK tidak boleh ragu menelusuri seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam penyaluran hibah. Kalau laporan kami ditindaklanjuti, kami siap memberikan keterangan tambahan dan bukti-bukti pendukung,” katanya.

Dalam tuntutan yang diserahkan secara tertulis, Jaka Jatim meminta KPK mengambil langkah tegas terkait kebijakan kepala daerah yang menurut mereka berkaitan dengan polemik hibah Jatim.

Mereka juga mendesak KPK menyelidiki tiga OPD yang dilaporkan karena dinilai memiliki peran dalam mekanisme realisasi hibah dan bantuan keuangan desa. Selain itu, mereka menyatakan kesiapannya membantu proses penyelidikan jika laporan tersebut diproses lebih lanjut.

 

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB