Mahasiswa Unira Kecewa Berat, Audiensi Tak Ditemui Bupati Pamekasan

- Publisher

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Upaya Presiden Mahasiswa Universitas Madura (Unira), Izet Alfian Fatahillah, beserta jajaran kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unira untuk berdiskusi mengenai pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di Pamekasan berakhir dengan kekecewaan mendalam.

Kedatangan mereka di Kantor Bupati Pamekasan pada Senin, 24 Juli 2025, pukul 09.00 WIB, disambut dingin, bahkan Bupati Pamekasan,  Khalilurrahman,  tidak ada kejelasan untuk menemui mereka.

Ketidakjelasan ini sontak mengejutkan Presma dan BEM Unira. Pasalnya, surat permohonan audiensi telah diajukan sejak 18 Juli 2025 dan secara jelas mencantumkan jadwal pertemuan pada 24 Juli.

Namun, hingga hari H, tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak Bupati mengenai pembatalan atau ketidakhadiran.

Izet Alfian Fatahillah tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas tidak adanya respons dari Bupati Pamekasan.

“Surat pemberitahuan sudah dari tanggal 18 kami layangkan, namun tidak ada respons positif dari Bupati Pamekasan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia pun mempertanyakan kualitas pelayanan publik di Pamekasan jika sekelas mahasiswa saja tidak mendapatkan respons yang layak.

Baca Juga  BAZNAS Jateng Apresiasi Pengelolaan Zakat ASN Era Ganjar

“Jika kami para audiens tidak mendapat pelayanan dengan baik, lalu bagaimana dengan warga Pamekasan!” tegas Izet.

Audiensi ini sejatinya memiliki agenda krusial, yakni membahas isu-isu penting terkait perbaikan dan pembangunan yang diharapkan dapat dirasakan merata oleh seluruh warga Pamekasan.

Insiden ini sontak menimbulkan pertanyaan besar mengenai komitmen pemerintah daerah dalam melibatkan elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam proses pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB