Seskab Teddy Ungkap Capaian Prabowo di Eropa: Tarif Ekspor Nol Persen Berkat CEPA dan Kehormatan Bastille Day

- Publisher

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangannya di Bandar Udara Orly, Paris, pada Selasa, 15 Juli 2025. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangannya di Bandar Udara Orly, Paris, pada Selasa, 15 Juli 2025. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja menuntaskan rangkaian kunjungan kenegaraan yang sangat produktif di Belgia dan Prancis, menandai keberhasilan signifikan yang memperkuat posisi strategis Indonesia di panggung global. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangannya di Bandara Orly, Paris, pada Selasa, 15 Juli 2025, membeberkan sejumlah pencapaian penting yang diraih selama lawatan tersebut.

“Dalam dua hari ini, Bapak Presiden melakukan kegiatan sangat-sangat produktif. Jadi di Belgia bertemu dengan 3 tokoh Uni Eropa dan Belgia. Bertemu Presiden Komisi Eropa, kemudian bertemu Presiden Dewan Eropa, serta Raja Belgia,” ujar Seskab Teddy kepada awak media.

Terobosan Ekonomi: CEPA Indonesia-Uni Eropa dan Tarif Nol Persen

Salah satu sorotan utama dari kunjungan ini adalah tercapainya Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa. Seskab Teddy menjelaskan bahwa kesepakatan monumental ini akan membuat tarif ekspor Indonesia ke Uni Eropa kini menjadi nol persen.

“Dari sebelumnya ada yang 10 persen, 20 persen, sekarang menjadi nol. Dan itu kesepakatan yang sangat amat baik untuk investasi, industri, dan ekonomi,” ungkap Seskab Teddy, menyoroti dampak positif kesepakatan ini bagi perekonomian nasional.

Baca Juga  Hasil Rekapitulasi Pilpres 2024, Prabowo-Gibran Ungguli Pasangan Anis dan Ganjar di 16 Provinsi

Dengan populasi Uni Eropa yang mencapai 700 juta jiwa, Seskab Teddy optimis bahwa CEPA akan membuka akses pasar yang jauh lebih luas bagi produk-produk Indonesia. “Anda dapat bayangkan tentunya ini sangat baik, populasi Eropa sekitar 700 juta. Berarti ini membuka seluas-luasnya hubungan antara Indonesia dan Eropa di segala macam bidang,” tambahnya, menekankan potensi besar yang terbuka bagi hubungan bilateral kedua belah pihak.

Sejarah Baru: Indonesia Tamu Kehormatan di Parade Militer Bastille Day

Di Prancis, Indonesia juga menorehkan sejarah baru dengan menjadi tamu kehormatan dalam Parade Militer Bastille Day. Seskab Teddy menjelaskan bahwa undangan khusus dari Presiden Prancis Emmanuel Macron ini merupakan suatu kehormatan besar, mengingat undangan semacam ini tidak diberikan kepada pemimpin negara setiap tahunnya.

“Anda dapat lihat dalam 10 tahun terakhir ada 2 kepala negara besar yang diundang. Tahun 2017 ada Presiden Trump, kemudian tahun 2023 ada Perdana Menteri Modi dari India. Tentunya ini kehormatan besar,” papar Seskab Teddy, menunjukkan betapa istimewanya undangan tersebut.

Baca Juga  RS Larasati Pamekasan Sambut Spesialis Kandungan Baru, Meningkatkan Layanan Ibu dan Anak

Partisipasi kontingen Satgas Patriot II Indonesia dalam parade militer tersebut disambut dengan penghormatan tinggi dari Presiden Macron dan para tamu undangan lainnya. Jutaan pasang mata menyaksikan langsung penampilan gagah pasukan Indonesia di Paris, yang tampil dengan penuh kebanggaan dan profesionalisme.

“Tentunya ini berarti Indonesia makin diperhitungkan dan sangat amat berpengaruh di dunia global,” tutup Seskab Teddy.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Berita Terbaru