Fantastis! DPRD Sumenep Gelontorkan Rp 775 Juta untuk Belanja Seragam

- Publisher

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

 

SuaraNet, Sumenep – Warga Sumenep dikejutkan dengan alokasi anggaran fantastis untuk belanja baju dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Bagaimana tidak, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 775.000.000 (tujuh ratus tujuh puluh lima juta rupiah)!

Anggaran sebesar itu diperuntukkan bagi pengadaan Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Lengkap (PSL), dan Pakaian Dinas Harian (PDH) lengan panjang untuk 50 anggota DPRD Sumenep.

Artinya, setiap anggota dewan mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp 15.500.000 (lima belas juta lima ratus ribu rupiah). Jika dikalkulasikan, harga satu setel baju dinas mencapai lebih dari Rp 5 juta.

Hal ini sontak memicu kontroversi dan kecaman dari berbagai pihak. Ketua Dear Jatim Korda Sumenep, Mahbub Junaidi, menilai anggaran tersebut sangat tidak pantas di tengah kondisi kemiskinan ekstrem yang masih melanda masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Ini uang rakyat, sangat tidak layak seorang wakil rakyat memakai baju dengan harga jutaan rupiah,” tegasnya.

Anggaran yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024 ini direalisasikan dalam lima tahap, dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga  Pamekasan Luncurkan Program Desa Cinta Statistik untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Tahap 1: Rp 150.000.000

Tahap 2: Rp 175.000.000

Tahap 3: Rp 150.000.000

Tahap 4: Rp 150.000.000

Tahap 5: Rp 150.000.000

Total: Rp 775.000.000

Penulis : Musdalifah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB