Khidmat, Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke-494 Bernuansa Budaya Lokal

- Publisher

Minggu, 24 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan-Upacara hari jadi ke-494 Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berlangsung khidmat di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati pada Ahad, 3 November 2024. Upacara ini dipimpin oleh Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, dan dihadiri oleh ratusan aparatur sipil negara (ASN) serta non-ASN.

Upacara yang rutin digelar setiap 3 November ini mengusung konsep budaya lokal Madura. Peserta mengenakan pakaian adat Madura, dengan laki-laki memakai baju Sakera dan perempuan mengenakan pakaian adat Marlena. Upacara ini juga menggunakan bahasa Madura, menambah nuansa kearifan lokal.

Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, menekankan pentingnya melestarikan pakaian adat dan bahasa Madura. Ia menyatakan bahwa upacara hari jadi Pamekasan harus menjadi momen untuk menjadikan pakaian dan bahasa ini sebagai bagian wajib. Menurutnya, melestarikan budaya warisan leluhur memiliki nilai yang mulia dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Serta bagaimana para pemuda itu tetap melestarikan budaya Madura yang sudah mulai ditinggalkan, karena mereka jarang menggunakan bahasa Madura,” kata Masrukin, yang merupakan mantan Sekretaris DPRD Pamekasan.

Baca Juga  Satpol PP Pamekasan Gencarkan Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal

Ia menjelaskan bahwa pelestarian bahasa Madura sangat penting di tengah gempuran budaya asing yang masif melalui media sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian dari semua pemangku kepentingan untuk menjaga budaya lokal.

“Semangatnya bagaimana Pamekasan lebih baik, kita berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Pamekasan, karena semua yang kita lakukan itu untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Selama upacara berlangsung, para peserta tampak khidmat mengikuti acara berbahasa Madura tersebut. Penampilan tari tradisional juga menjadi pelengkap dalam upacara sakral ini.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB