Tragedi Kecelakaan Kereta di Bandung Empat Petugas PT KAI Meninggal

- Publisher

Jumat, 5 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai kecelakaan berlangsung Dok. Infojabar

Usai kecelakaan berlangsung Dok. Infojabar

Bandung, SuaraNet Bey Machmudin, Penjabat Gubernur Jawa Barat, beserta Kapolda dan Pangdam III/Siliwangi tinjau lokasi kecelakaan kereta api antara Kereta Api Lokal Bandung dan KA Turangga di petak Jalan Haur Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/1) Pagi.

Kecelakaan tersebut terjadi di KM 181+700 antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka pada pukul 06.03 WIB, menyebabkan empat petugas PT KAI meninggal dan 28 lainnya luka berat, melibatkan masinis, asisten masinis, pramugara, dan sekuriti.

Bey turut menyampaikan duka cita mendalam untuk korban, sambil menekankan evakuasi yang terus dilakukan hingga pukul 12.30. Enam rumah sakit, termasuk RSUD Cicalengka, Puskesmas Cicalengka, dan RS AMC, disiapkan untuk menangani korban.

“Turut berdukacita dukacita yang mendalam pada keluarga dan korban jiwa yang meninggal. Semoga almarhum mendapat tempat di sisi Allah. Untuk evakuasi masih terus dilakukan,” sampainya.

Sementara penyebab kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Bey Machmudin mengapresiasi upaya cepat tanggap dari PT KAI, BASARNAS, dan TNI/Polri.

Baca Juga  Beraksi di Masjid Nurul Huda, Pencuri Kotak Amal Dibekuk Polisi

Pj Gubernur Jabar menyatakan apresiasi terhadap kinerja PT KAI, BASARNAS, dan TNI/Polri atas penanganan kasus ini.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada PT KAI, BASARNAS, dan TNI/Polri atas respon yang cukup baik dalam penanganan kasus ini. Semua penumpang sudah diangkut, jadi sudah tidak ada penumpang di sini dan tidak ada korban dari masyarakat,” ungkapnya.

Akibat kecelakaan, ada perubahan rute sejumlah kereta api, termasuk Bandung – Cicalengka – Banjar – Kroya yang menjadi Bandung – Cikampek – Cirebon – Purwokerto – Kroya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Berita Terbaru