Lestarikan Sapi Madura, Festival Ternak Sapi Madura Sukses Digelar di Pamekasan

- Publisher

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fattah Jasin, Wakil Bupati Pamekasan, memberikan penghargaan berupa piagam kepada pemerhati Sapi Madura sebagai ungkapan terima kasih atas kepedulian mereka terhadap pelestarian Sapi Madura.

Fattah Jasin, Wakil Bupati Pamekasan, memberikan penghargaan berupa piagam kepada pemerhati Sapi Madura sebagai ungkapan terima kasih atas kepedulian mereka terhadap pelestarian Sapi Madura.

Pamekasan, SuaraNetDinas Peternakan Jawa Timur (Jatim) bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan telah sukses menyelenggarakan Festival Ternak Sapi Madura di Lapangan Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan pada Selasa (25/7/2023).

Pemilihan Pamekasan sebagai lokasi Festival Ternak Sapi Madura tahun ini bukan tanpa alasan. Pamekasan, yang juga dikenal sebagai Kota Gerbang Salam, dipilih karena menjadi satu-satunya wilayah di Pulau Madura yang menjadi Sumber Bibit Sapi Madura.

Acara ini memamerkan sekitar 200 ekor Sapi Madura, dan Kepala Dinas Peternakan Jatim, Indyah Aryani, menyatakan kebanggaannya terhadap para peternak di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan. Saat ini, Jawa Timur berkontribusi sebanyak 27 persen dari populasi sapi potong nasional, sementara Madura menyumbang 30 persen dari populasi tersebut di Jatim.

Indyah Aryani menambahkan, Sapi Madura merupakan salah satu sumber daya genetik hewan atau plasma nutfah di Jatim yang harus dijaga dan dilestarikan. Untuk mendukung pelestarian plasma nutfah Sapi Madura, Pemerintah menetapkan Pamekasan sebagai Wilayah Sumber Bibit yang mencakup empat kecamatan, yaitu Pakong, Pasean, Batumarmar, dan Waru. Keputusan ini telah diambil sejak tahun 2011 untuk mempertahankan kualitas Sapi Madura agar tidak punah.

Baca Juga  2 PSK Ditangkap di Pamekasan, Tarifnya Bikin Melongo!

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, menyebutkan bahwa Pamekasan memiliki empat inovasi strategis yang mendukung perkembangan dan pelestarian Sapi Madura. Keempat inovasi tersebut adalah INTAN SATU SAKA (Inseminasi Buatan Satu Tahun Satu Kelahiran), TIM BUSER (Tim Bunting Serentak), SANG SULTAN (Strategi Pengembangan Sapi Madura Bibit secara Simultan), dan Siii PAPABARU (Seleksi Sapi Madura Bibit Terintegrasi ala Pakong, Pasean, Batumarmar, dan Waru).

Fattah Jasin juga menyatakan bahwa Sapi Madura memiliki kualitas daging yang tinggi, sehingga ia memasok kikil dan kokotnya dari Madura untuk pujasera di Surabaya, karena kuah yang dihasilkan memiliki kejernihan yang baik.

Selama acara, Fattah memberikan penghargaan berupa piagam kepada pemerhati Sapi Madura sebagai ungkapan terima kasih atas kepedulian mereka terhadap pelestarian Sapi Madura.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru