Optimalkan Potensi Desa Bunder, Mahasiswa Pengabdian Masyarakat UTM Kelompok 23 Buatkan Mola Tea

- Publisher

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura kelompok 23

Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura kelompok 23

SUARANET, PAMEKASAN – Sejumlah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar pengabdian masyarakat, yang tergabung dalam kelompok 23 dengan pembimbing lapang Dr Mohamad Imron Mustajib, S.T., M. Pengabdian tersebut berapa pengoptimalan potensi desa di di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Niawatul Magfiroh perwakilan kelompok 23 mengungkapkan, pemanfaatan potensi desa tersebut berupa penanaman tanaman kelor sebagai salah satu bentuk dukungan untuk melestarikan potensi desa yang belum diolah dengan baik.

“Karena memang kegiatan tersebut salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pemanfaatan daun kelor secara optimal,” paparnya. Jumat, (21/07/23).

Karena pada dasarnya, lanjutnya, masyarakat tahu bahwa daun kelor hanya bisa diolah menjadi sayur dan disantap sebagai penikmat nasi. “Padahal sebenarnya daun kelor bisa diolah lebih inovatif daripada hanya sekedar dijadikan sayur,” imbuhnya.

Disamping itu, Niswa sapaan akrabnya mengatakan, bahwa ada potensi lain dari Desa Bunder yang belum terjamah selain kelor adalah bunga telang.

“Bunga telang dibiarkan tumbuh liar tanpa tau akan diolah seperti apa, padanal khasiat dari Bunga telang tersebut sangatlah banyak, salah satunya adalah meningkatkan metabolisme tubuh dan juga bisa menurunkan berat badan,” jelasnya.

Baca Juga  Sarasehan dan Ngopi Budaya di Sampang Resmi Dibuka

Karena menurut Niswa, dari dua komponen tersebut, rasanya sangat disayangkan apabila tidak diolah secara optimal, ditambah dengan banyaknya khasiat yang terdapat di dalamnya.

“Maka dari itu, tim pengabdian masyarakat kelompok kami mengolah 2 komponen tersebut menjadi produk inovatif yang bisa diterima oleh semua orang yaitu berupa Teh yang diberi nama Mola Tea,” ungkapnya.

Dari pembuatan dua komponen tersebut, Niswa menjelaskan, bahwa Mola Tea memiliki dua jenis varian produk, berupa teh celup dan teh seduh. Pengolahan Mola Tea dengan varian teh celup caranya hanya dengan mengeringkan daun kelor dan bunga telang lalu hasilnya dimasukkan ke dalam kantung teh celup.

20230721 101349
Produk Mola Tea yang dibuat oleh pengabdian masyarakat UTM kelompok 23.

“Sedangkan untuk pembuatan teh seduh Mola Tea adalah dengan cara menghaluskan daun kelor dan bunga telang lalu dipanaskan diatas wajan, tidak lupa diberikan gula 1:1 sambil terus diaduk hingga menjadi serbuk teh,” jelasnya.

Perlu diketahui pula, pengabdian masyarakat kelompok 23 UTM terdiri dari 13 orang: Niswatul Magfiroh (Manajemen), Dzakiyyah Athalya Salsabila (Agroteknologi), Indriana Mahrotul Ghooniyah (Teknologi Industri Pertanian), Aderisa Dyta Okvianti (Teknik Informatika), Rania Amanda Fauzi (Ilmu Kelautan), Trio Ardiansyah (Ilmu Kelautan), Afrian Hadi Purnomo (Akuntansi), Ma’rufah (Psikologi), Ismawati (Psikologi), M Abdul Ghoni (Teknik Mesin), Salikun Nur (Ilmu Komunikasi), Nila Wardani (Sosiologi), dan Indra Ramadan Fadilafani (Teknik Informatika).

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:34 WIB

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Berita Terbaru