Tolak Keras Perundungan, GPPD Payudan Daleman Bekali Siswa SMP Anti Bullying

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. GPPD Payudan Daleman

Dok. GPPD Payudan Daleman

SuaraNet, Sumenep Gerakan Pemuda Peduli Desa (GPPD) Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan bertajuk Ngaji Anti Bullying Warrior dengan tema “Membangun Generasi Berakhlak, Bebas Perundungan”, Selasa (26/3) pagi.

Kegiatan berlangsung di Aula LPI Nurul Huda Payudan Daleman dan diikuti siswa tingkat SMP. Sejumlah perwakilan siswa dari Al-Anwar, Nurul Huda, dan Al-Ghafur Payudan Karangsokon turut hadir dalam agenda tersebut.

Koordinator GPPD Payudan Daleman, Hanifur Rabbani, menyampaikan bahwa pembahasan mengenai kesehatan mental saat ini menjadi perhatian di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran dalam menanamkan nilai budi pekerti, karakter, dan sikap saling menghargai.

“Sekolah merupakan tempat yang seharusnya menanamkan nilai-nilai budi pekerti, karakter baik, dan saling menghargai satu sama lain, lingkungan sekolah sebagai tumbuh berkembangnya karakter siswa, mereka perlu didorong melalui beberapa upaya agar proses kegiatan belajar dan mengajar efisien, contohnya seperti seminar anti bullying yang kami selenggarakan perdana di LPI Nurul-Huda bersama lintas instansi lain dengan harapan mengantisipasi adanya fenomena yang berdampak buruk terhadap perkembangan mental siswa, traumatik, dan kesenjangan sosial,” ujar Hanif.

Baca Juga  Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama terkait pentingnya sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

“Kami berharap kegiatan ini mengawali langkah positif bagi guru, siswa, dan masyarakat pada umumnya bahwa kesadaran dalam sikap saling menghargai perlu dilatih dan dilakukan secara bersama-sama,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi agenda perdana yang diinisiasi GPPD Payudan Daleman dengan melibatkan unsur lintas instansi dalam pelaksanaannya.

Penulis : Musdalifah

Editor : Nurul Aini

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu
Polres Pamekasan Gelar Pelatihan Penulisan Narasi, Perkuat Konten Kreatif Bhabinkamtibmas

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Minggu, 12 April 2026 - 00:02 WIB

KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terbaru