Jaka Jatim Ungkap Indikasi Bobroknya Pengelolaan Hibah Rp249 Miliar di PRKPCK Jatim

- Publisher

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kholik Firmansyah, orator Jaka Jatim, menyampaikan kritik keras terkait indikasi penyimpangan hibah di Dinas PRKPCK Jatim saat aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Kholik Firmansyah, orator Jaka Jatim, menyampaikan kritik keras terkait indikasi penyimpangan hibah di Dinas PRKPCK Jatim saat aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Surabaya — Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menyoroti dugaan penyimpangan pengelolaan dana hibah Rp249 miliar di lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jawa Timur. Aksi tersebut juga mendesak Gubernur Jawa Timur mengambil langkah tegas terhadap jajaran PRKPCK yang dinilai gagal menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Koordinator Jaka Jatim, Musfiq, menyatakan bahwa data yang mereka bawa bersumber dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengungkap adanya kejanggalan dalam penyaluran hibah, khususnya pada sejumlah kelompok masyarakat (pokmas).

Menurutnya, potensi penyimpangan itu menunjukkan bahwa tata kelola anggaran masih jauh dari standar yang semestinya.

ADVERTISEMENT

153665 2 scaled

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada indikasi kuat ketidaksesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan hibah. Angkanya tidak kecil—mencapai Rp249 miliar. Ini bukan persoalan teknis, tetapi persoalan tata kelola yang diduga buruk dan membuka ruang penyimpangan,” ujar Musfiq di tengah aksi.

Musfiq menegaskan, Jaka Jatim mendesak agar Kepala Dinas PRKPCK dievaluasi menyeluruh. Bila perlu, pemerintah provinsi membuka ruang audit investigatif untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan keuangan negara.

Baca Juga  KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Hibah Gubernur Jawa Timur Triliunan Rupiah

“Bila temuan BPK sudah sejelas ini, semestinya pemerintah tidak diam. Kami minta Gubernur bersikap,” tegasnya.

Sementara itu, orator aksi lainnya, Kholik Firmansyah, menyebut bahwa persoalan hibah bukan lagi isu baru. Menurutnya, pola yang sama ditemukan dari tahun ke tahun dan menunjukkan lemahnya pengawasan internal.

“Kami melihat ini seperti lingkaran masalah yang berulang. Hibah diberikan, laporan tidak sinkron, pelaksanaan tidak terpantau, dan akhirnya merugikan masyarakat. Jika dibiarkan, praktik seperti ini akan terus terjadi,” ujar Kholik.

Ia menambahkan bahwa Jaka Jatim akan mengawal kasus ini sampai aparat penegak hukum turun mengambil langkah lebih lanjut.

Kholik juga menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kritik, tetapi dorongan agar pemerintah memperbaiki sistem agar tidak selalu terlambat bertindak.

“Kami ingin sistem anggaran di Jawa Timur bersih. Jangan sampai hibah menjadi komoditas yang rentan dimainkan pihak-pihak tertentu,” tandasnya.

Jaka Jatim memastikan akan melayangkan laporan formal ke aparat penegak hukum apabila dalam waktu dekat tidak ada sikap tegas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan kepolisian, diakhiri dengan pembacaan tuntutan dan penyampaian berkas dokumen temuan di area Grahadi.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur CV Birza Utama Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi, Siap Diaudit BPK
Harlah ke-17, KSPPS Nuri Jatim Perkuat Peran Sosial dan Pengembangan Lembaga
Diduga Asal Masak, Menu MBG di SDN Bujur Timur 2 Kerap Ditolak Siswa
Dinilai Prematur, Apresiasi KPK untuk Pemprov Jatim Diserang Kritik Aktivis
Workshop Disporapar Pamekasan Dorong Kreativitas Pemuda dalam Strategi Branding
DPP FKMSB Gerakkan Kader DPW se-Indonesia Galang Bantuan Bencana
Mengurai Benang Kusut Bantuan Keuangan Desa, Jaka Jatim: 83 Desa Diduga Langgar Ketentuan
Bupati Pamekasan Resmikan Kejurprov Road Race 2025, Ratusan Pembalap Siap Adu Cepat di SGMRP

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:28 WIB

Direktur CV Birza Utama Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi, Siap Diaudit BPK

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:25 WIB

Harlah ke-17, KSPPS Nuri Jatim Perkuat Peran Sosial dan Pengembangan Lembaga

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:44 WIB

Diduga Asal Masak, Menu MBG di SDN Bujur Timur 2 Kerap Ditolak Siswa

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:12 WIB

Dinilai Prematur, Apresiasi KPK untuk Pemprov Jatim Diserang Kritik Aktivis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:06 WIB

Workshop Disporapar Pamekasan Dorong Kreativitas Pemuda dalam Strategi Branding

Berita Terbaru