Pamekasan -Tim paduan suara SMA Negeri 3 Pamekasan, Sound of Harmony Smaga, berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang Surabaya World Choral Festival, kompetisi paduan suara internasional yang digelar oleh Bandung Choral Society.
Penghargaan Silver Medal diraih pada penutupan acara yang berlangsung di Balai Pemuda Surabaya, Sabtu, 15 November 2025. Suasana penuh haru dan sukacita menyambut pengumuman bahwa Sound of Harmony Smaga berhasil menembus persaingan dan membawa pulang medali pada debut mereka di ajang bergengsi tersebut.
Kepala SMA Negeri 3 Pamekasan, Wardi, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi itu merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi semua pihak di sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah hasil kerja keras semua pihak, terutama para siswa, guru pembimbing, pendamping, dan seluruh warga sekolah. Prestasi ini juga merupakan bagian dari program sekolah dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik peserta didik,” ujar Wardi.
Pelatih sekaligus konduktor Sound of Harmony Smaga, Nuryulinda Nes Saputra atau Coach Ines, mengungkapkan apresiasinya terhadap dedikasi para siswa. Menurutnya, latihan intensif yang dilakukan bukan hanya soal vokal, tetapi juga pendalaman teori musik.
“Saya menyaksikan langsung perjuangan mereka. Anak-anak bukan hanya berlatih bernyanyi, tetapi juga mempelajari teori musik dengan penuh semangat. Pada event pertama saja mereka sudah mampu membawa pulang Silver Medal, dan itu bukan hal mudah,” tuturnya.
Novi, guru pembina paduan suara, menambahkan bahwa menjaga kesehatan fisik dan mental para peserta merupakan fokus utama mengingat ini adalah ajang terbesar pertama yang mereka ikuti. Ia juga menyebut kolaborasinya dengan Coach Ines dalam mempersiapkan penampilan—mulai dari kostum, koreografi, hingga penyajian artistik—berhasil menarik perhatian juri.
Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Selamat dan sukses untuk tim paduan suara SMA Negeri 3 Pamekasan,” ujar Wardi.
Sumber Berita : https://www.analisa.co/jaka-jatim-soroti-aroma-politis-dalam-penahanan-kasus-dana-hibah-jatim/























