Wartawan Senior Sebut Kinerja Biro AdPim Pemprov Jatim Gagal Jaga Citra Gubernur, Lebih Baik Dibubarkan Saja!

- Publisher

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Ai

Ilustrasi: Ai

Surabaya – Seorang wartawan senior di Jawa Timur mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Biro Administrasi Pimpinan (Biro AdPim) Sekretariat Daerah Jatim. Ia menilai biro yang dipimpin oleh Pulung Chausar ini telah gagal total dalam menjaga nama baik dan citra Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kritik tajam ini disampaikan oleh seorang wartawan yang telah berkecimpung di dunia jurnalistik selama hampir 20 tahun. Ia pernah memimpin media Memorandum selama 10 tahun dan kini memimpin Pojok Kiriselama hampir satu dekade.

“Lembaga inilah yang seharusnya berada di depan dalam menjaga nama baik dan citra gubernur,” ujarnya. “Namun, saat Gubernur Khofifah babak belur dihantam netizen, termasuk kritik pedas dari advokat M. Sholeh, Biro AdPim justru terkesan diam.”

Ia juga menyoroti usulan beberapa netizen yang meminta Khofifah ditukar dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa buruknya citra Gubernur yang seharusnya dijaga oleh Biro AdPim.

Publikasi Buruk dan Minim Anggaran

Selain itu, ia juga menyinggung kualitas rilis pers yang dibuat oleh Pulung Chausar. “Penjudulan yang tidak menarik, pemakaian kata yang boros, hingga makna judul yang multitafsir membuat rilis tersebut tidak layak tayang di media,” katanya.

Baca Juga  Khidmat, Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke-494 Bernuansa Budaya Lokal

Kondisi ini sangat berbeda dengan era sebelumnya, saat lembaga ini masih bernama Biro Humas dan Protokol. “Dulu, Biro Humas mampu mendekatkan Gubernur dengan media dan membuat rilis yang mengesankan pemimpin yang pro-rakyat,” tambahnya.

Selama hampir dua tahun, ia mengamati Biro AdPim tidak mengalokasikan anggaran untuk publikasi di media secara luas, kecuali hanya untuk media tertentu. Sebagai Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Jatim, ia sering mendapat pertanyaan dari sejumlah media terkait hal ini.

“Saya jawab, anggarannya ada, tapi hanya untuk media yang dipilih saja. Staf Biro AdPim sendiri pun menutup mulut saat ditanyai soal ini,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap Gubernur Khofifah. “Kasihan Bu Khofifah, punya staf Biro AdPim tapi membiarkan nama baiknya babak belur dihantam publik. Lebih baik bubarkan saja Biro AdPim!” pungkasnya.

Penulis : Faruk

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB