Stok Beras RI Pecahkan Rekor 4 Juta Ton, Mentan Optimis Tak Ada Impor di 2025

- Publisher

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

enteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan optimisme terhadap ketahanan pangan nasional khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada beras tanpa impor pada tahun ini.

enteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan optimisme terhadap ketahanan pangan nasional khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada beras tanpa impor pada tahun ini.

Jakarta– Optimisme tinggi menyelimuti sektor pertanian nasional setelah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai swasembada beras tanpa impor pada tahun ini. Pernyataan ini disampaikan Mentan usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/6/2025).

“Target dari Bapak Presiden, awal rencana kita swasembada empat tahun, kemudian tiga tahun. Mudah-mudahan tahun ini tidak ada impor,” tegas Mentan Amran.

Kabar baik lainnya, stok beras nasional saat ini telah mencapai lebih dari 4 juta ton, sebuah angka yang mencetak rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir.

“Tertinggi selama 57 tahun dan pernah kita capai 3 juta ton, yaitu tahun 1984,” jelasnya.

Indikator Positif dan Strategi Stabilitas Harga

Tak hanya stok beras yang melimpah, Mentan juga memaparkan tren positif pada Nilai Tukar Petani (NTP). Dengan dukungan anggaran dari Kementerian Keuangan, NTP ditargetkan mencapai 110. Hebatnya, pada Mei lalu, NTP bahkan melonjak menjadi 121, jauh melampaui angka 116 pada bulan yang sama tahun lalu. Ini menandakan peningkatan daya beli petani yang signifikan.

Baca Juga  Ra Baqir Imbau Jaga Kondusivitas dan Hindari Isu Negatif di Pilkada Pamekasan

Untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga, pemerintah telah menyiapkan bantuan sosial beras sebanyak 180 ribu ton per bulan selama dua bulan, dengan total 360 ribu ton. Bantuan ini akan difokuskan pada wilayah non-penghasil beras dan daerah perkotaan seperti Papua dan Maluku.

“Seperti Papua, Maluku, dan seterusnya. Kita distribusi ke sana bisa sekaligus dua bulan. Kemudian yang kedua adalah daerah perkotaan yang juga tidak menghasilkan beras,” papar Mentan.

Sementara itu, Mentan menegaskan bahwa daerah-penghasil beras, khususnya di Pulau Jawa, akan tetap dilindungi. Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan harga agar petani tetap untung tanpa membebani konsumen. “Ini strategi kita lakukan untuk menjaga harga di tingkat petani tetap baik, juga di tingkat konsumen tetap baik,” imbuhnya.

Pasokan Pangan Aman dan Penyerapan Gabah Optimal

Mentan menutup keterangannya dengan memastikan bahwa stok pangan nasional tetap aman. Penyerapan gabah dari petani diperkirakan mencapai 400 hingga 500 ribu ton pada bulan ini. “Karena yang kita akan keluarkan hanya 360 ribu ton dan kemungkinan bulan ini, serapannya bisa 400-500 ribu ton,” pungkasnya, mengindikasikan surplus yang menjanjikan.

Dengan berbagai upaya dan capaian positif ini, Indonesia semakin dekat pada mimpi besar swasembada beras dan kemandirian pangan yang kuat.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura
Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban
PMII UIN Madura Gelar Demo, Tuding Satgas dan BGN Lalai Awasi Program MBG Pamekasan
Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest
PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan
Tolak Keras Perundungan, GPPD Payudan Daleman Bekali Siswa SMP Anti Bullying
Status Naik, Penyidik Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Libatkan Dai di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:13 WIB

Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:10 WIB

Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:11 WIB

Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:14 WIB

PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan

Berita Terbaru

Entertainment

Demo PMII UIN Madura, Kinerja Satgas MBG Pamekasan Dinilai Gagal Total

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:48 WIB