Bupati Pamekasan Serahkan SK, 58 CPNS Resmi Jadi Abdi Negara!

- Publisher

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Madura – Kebahagiaan terpancar di Pendopo Agung Ronggosukowati pada Selasa (27/5/2025), saat Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, secara langsung menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) kepada 58 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024. Momen yang telah lama dinanti ini menandai langkah awal mereka sebagai abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Dari total 58 CPNS yang menerima SK, 34 di antaranya merupakan tenaga teknis dan 24 lainnya adalah tenaga kesehatan. Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menyampaikan selamat dan mengingatkan para CPNS akan tugas serta amanah berat yang kini diemban.

“Hari ini saya bahagia, karena baru saja kita saksikan bersama penyerahan petikan surat keputusan Bupati Pamekasan tentang pengangkatan CPNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemkab Pamekasan yang cukup lama ditunggu-tunggu,” ujar Bupati dengan senyum sumringah.

Beliau menekankan bahwa para penerima SK ini adalah individu terpilih dari ribuan pelamar yang bersaing ketat untuk menjadi abdi negara. Oleh karena itu, status CPNS ini patut menjadi kebanggaan tersendiri.

Baca Juga  Festival Tari Unggulan Memeriahkan Hari Jadi ke-494 Kabupaten Pamekasan

“Ketika harapan Saudara dikabulkan oleh Allah SWT menjadi bagian dari aparatur pemerintahan, meskipun masih dalam status CPNS, tapi inilah kesempatan yang tepat untuk menunjukkan syukur kita kepada Allah,” tegasnya.

Rasa syukur tersebut, lanjut Bupati, dapat diwujudkan dengan menjadi CPNS yang disiplin, amanah, berintegritas, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab yang dipikul tidak hanya kepada diri sendiri, melainkan juga kepada agama, bangsa, dan negara.

“Tanggung jawabnya berat sekali, apalagi nanti pangkatnya semakin tinggi. Maka, senyampang SK CPNS baru diterima, saya mau bertanya kepada Saudara-saudara sekalian, apakah lanjut apa tidak,” tanya Bupati, disambut tawa dan semangat para CPNS.

Bupati Kholilurrahman berharap, para CPNS yang baru menerima SK ini segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tidak henti-hentinya belajar. Tujuannya adalah agar mereka dapat menjadi abdi negara yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif.

“Dengan demikian, hambatan, rintangan dan kesulitan yang akan dihadapi Saudara akan mudah mendapatkan solusi, serta mampu mewujudkan apa yang kita cita-citakan,” pungkasnya, menutup sambutan dengan penuh harapan.

Baca Juga  Situs Resmi KPU Pamekasan Tidak Mutakhir, Masih Pajang Anggota Lama

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru