3 Mahasiswa UNESA Dorong Revolusi Literasi di Desa Pereng melalui PKKM

- Publisher

Kamis, 26 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Tim PKKM UNESA Surabaya

Dok. Tim PKKM UNESA Surabaya

Karanganyar, SuaraNet – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan nasional melalui pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2024, tiga mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Pendidikan angkatan 2022 menjadi motor penggerak dalam program ini.

Sonata Al Fatiqh, Khalimatus Sya’diyah, dan Hesty Melani, mewakili satu-satunya program studi di Unesa yang lolos untuk melaksanakan PKKM tahun ini. Inisiatif yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini bertujuan mengasah keterampilan mahasiswa melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.

Pelaksanaan PKKM di Desa Pereng, Karanganyar, difokuskan pada kategori Eksistensi Kompetisi Mahasiswa Membangun Desa (EKM2D). Tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri 01, SD Negeri 02, dan SD Negeri 03, menjadi lokasi program yang dirancang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).

Salah satu gebrakan yang diperkenalkan adalah Program Literasi Anak Terampil (LENTERA). Program ini bertujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa melalui berbagai kegiatan kreatif. Mahasiswa mendirikan pojok baca yang nyaman dan atraktif di setiap sekolah, dilengkapi dengan lomba desain pojok baca untuk merangsang kreativitas siswa.

Baca Juga  7 Alasan Mengapa Berenang Bisa Meredakan Kecemasan

Selain itu, mereka mengadakan kegiatan membaca buku pagi hari, di mana siswa diminta menceritakan kembali isi bacaan untuk melatih kemampuan komunikasi dan pemahaman materi. Bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca, tim membuka sesi belajar bersama setelah sholat dhuha, memberikan pendampingan khusus.

Tidak hanya fokus pada literasi, tim PKKM juga membantu pengelolaan administrasi sekolah, seperti pengelolaan buku induk siswa. Pendampingan ini memberikan solusi praktis atas kendala administratif yang sering dihadapi sekolah di daerah terpencil.

Sonata Al Fatiqh, salah satu peserta program, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan pelajaran berharga.

“Kami sangat bersyukur dapat berkontribusi di Desa Pereng. Sambutan masyarakat dan antusiasme siswa menjadi energi positif bagi kami,” ujarnya kepada SuaraNet (30/11).

Kepala SD Negeri 01 Pereng turut mengapresiasi inisiatif kegiatan tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat. Banyak siswa yang semakin antusias belajar, terutama dengan metode yang diterapkan. Bantuan administrasi juga sangat membantu kami. Semoga pengalaman ini membawa manfaat jangka panjang,” tuturnya.

Tim PKKM Unesa berharap program ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan ini diharapkan membawa dampak positif berkelanjutan, tidak hanya untuk Desa Pereng, tetapi juga sebagai model transformasi pendidikan di Indonesia.

Penulis : Mosdalifah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura
PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura
Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban
PMII UIN Madura Gelar Demo, Tuding Satgas dan BGN Lalai Awasi Program MBG Pamekasan
Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest
PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan
Tolak Keras Perundungan, GPPD Payudan Daleman Bekali Siswa SMP Anti Bullying

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:13 WIB

Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:10 WIB

Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:11 WIB

Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest

Berita Terbaru

Entertainment

Demo PMII UIN Madura, Kinerja Satgas MBG Pamekasan Dinilai Gagal Total

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:48 WIB