Hamil Dua Bulan, Mahasiswi di Bangkalan Dibunuh dan Dibakar Kekasihnya Sendiri

- Publisher

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembunuhan dan kekerasan terhadap perempuan

Ilustrasi Pembunuhan dan kekerasan terhadap perempuan

SuaraNet, Bangkalan – Seorang mahasiswi berinisial EJ (20), yang tengah hamil dua bulan, menjadi korban pembunuhan sadis di Desa Banjar, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura. Korban yang merupakan mahasiswi asal Tulungagung itu ditemukan tewas mengenaskan pada Minggu (1/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri. Pelaku memotong leher korban, membacok kepala, hingga membakar jasad korban.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini tengah dalam penyelidikan intensif.
“Laporannya sudah masuk, dan saat ini masih didalami. Pelakunya sudah teridentifikasi dan sedang dalam pengejaran,” ujar Risna pada Senin (2/11).

Menurut informasi yang diterima, peristiwa nahas ini bermula saat korban dan pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor milik korban. Keduanya sedang menuju ke seorang dukun pijat di Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis.

Di tengah perjalanan, terjadi pertengkaran hebat antara korban dan pelaku. Korban diduga mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi dan mendemo kampus pelaku jika ia tidak bertanggung jawab atas kehamilannya.

Baca Juga  Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Seluruh SPBU Indonesia, Maret 2025

Pertengkaran tersebut memicu emosi pelaku. Ia menghentikan motor di lokasi sepi, mengeluarkan senjata tajam dari pinggang, dan membacok leher kiri korban. Korban sempat berusaha melarikan diri, namun pelaku mengejarnya dan kembali melayangkan bacokan ke kepala. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian menggorok leher korban hingga hampir putus.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku menyeret jasadnya ke bangunan bekas somil. Pelaku kemudian membeli bensin untuk membakar tubuh korban.

Ipda Risna menjelaskan bahwa dugaan sementara, pelaku merupakan kekasih korban yang juga seorang mahasiswa di Bangkalan.
“Saat ini, pelaku sedang kami buru. Perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” ujar Risna.

Kasus ini mengundang perhatian luas, terutama karena kekejaman yang dilakukan pelaku terhadap korban. Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi apa pun yang dapat membantu proses penangkapan pelaku.

Penulis : Mosdalifah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terbaru