Demonstran Desak KPK Tangkap Pelaku Jual Beli Kuota Haji Jatim

- Publisher

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Cinta Bangsa (KCB) menyelenggarakan aksi protes di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur.

Komunitas Cinta Bangsa (KCB) menyelenggarakan aksi protes di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur.

­

Surabaya — Komunitas Cinta Bangsa (KCB) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, menyoroti isu serius dugaan jual beli kuota calon jamaah haji. Ketua KCB Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menegaskan bahwa masalah ini menjadi perhatian khusus dan membutuhkan intervensi dari aparat penegak hukum.

“Ribuan calon jamaah haji seharusnya diberangkatkan, tetapi malah tidak mendapatkan panggilan,” ungkap Holik saat aksi. Dia menambahkan bahwa banyak masyarakat, termasuk Suliyani, seorang ibu rumah tangga dari Kabupaten Sumenep, menjadi korban praktik penipuan ini. Suliyani dilaporkan diminta membayar tambahan sekitar Rp 41 juta untuk bisa berangkat haji, namun hingga saat ini belum juga dipanggil.

Dampak dari penipuan ini sangat serius; Suliyani bahkan mengalami stres berat dan hampir melakukan bunuh diri. Holik menyebutkan bahwa ada laporan lain dari jamaah haji yang berangkat sebulan setelah pendaftaran, diduga kuat karena membeli kuota.

Kanwil Kemenag Jawa Timur pada pemberangkatan 2024 mencatatkan kuota terbesar, termasuk 19 jamaah berusia 18-19 tahun yang berangkat. Holik menilai peluang untuk praktik jual beli kuota semakin terbuka lebar setelah Menteri Agama melanggar undang-undang terkait batas kuota haji plus yang seharusnya hanya 8%, namun dalam praktiknya mencapai 50%.

Baca Juga  Hamil Dua Bulan, Mahasiswi di Bangkalan Dibunuh dan Dibakar Kekasihnya Sendiri

Holik menegaskan bahwa proses pemberangkatan jamaah haji sepenuhnya bergantung pada pengajuan nama dari Kanwil Kemenag, bukan murni wewenang pusat. Dia menyerukan agar pihak berwenang, termasuk Kabid PHU Kanwil Kemenag, dimintai keterangan.

KCB berkomitmen untuk menggelar aksi rutin hingga masalah ini ditangani secara serius. “Kami akan terus berjuang menciptakan sistem yang bersih dan transparan agar tidak ada lagi pungli, jual beli kuota, dan nepotisme di Kanwil Kemenag Jawa Timur,” tegas Holik.

Dalam aksi ini, KCB membawa beberapa tuntutan kepada Pansus Haji 2024, KPK, dan lembaga terkait lainnya:

1. Memanggil Kakanwil Kemenag Jawa Timur dan Kabid PHU untuk dimintai keterangan.
2. Melakukan audit khusus terhadap Kabid PHU yang diduga terlibat praktik korupsi.
3. Membentuk tim investigasi untuk menyelidiki agen travel yang berkolusi dengan pejabat Kemenag.
4. Menegakkan Undang-Undang Ibadah Haji dan Umroh sebagai pedoman bagi semua pejabat kementerian.
5. Memproses hukum oknum yang meresahkan calon jamaah haji.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum
Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis
Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21 WIB

Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:54 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:43 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Berita Terbaru