Aktivis PMII UIM Pamekasan Menarik Laporan Pengeroyokan, Kuasa Hukum Sebut Tindakan Sewenang-wenang

- Publisher

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilsutrasi/ist

Ilsutrasi/ist

Pamekasan, SuaraNet – Pencabutan pelaporan atas kasus dugaan pengeroyokan terhadap aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan menimbulkan kecaman dari sejumlah pihak.

Kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan oleh korban bernama Rofiqul Amin (23) baru saja naik tahap penyidikan di Polres Pamekasan, namun kabar angin menyebutkan bahwa laporan polisi tersebut telah dicabut.

Di tengah proses penyidikan yang sedang berjalan, korban yang sebelumnya melapor mengalami luka di dahi dan memar di bagian kepala, justru tidak melibatkan kuasa hukumnya saat mencabut laporannya di Mapolres Pamekasan.

Saat dikonfirmasi terkait alasan mencabut laporan tersebut, Rofiqul Amin (23) selaku korban tampak enggan memberikan komentar kepada awak media.

Meskipun media ini berkali-kali menghubungi pihak korban atau pelapor melalui sambungan WhatsApp, upaya tersebut tidak mendapatkan respon sama sekali.

Sementara itu, Mansur selaku kuasa hukum yang sebelumnya diberi kuasa oleh pihak korban, justru mengecam keras tindakan pencabutan laporan di Polres Pamekasan.

Menurut Mansur, korban dianggap bertindak semena-mena dengan mencabut laporan polisi tanpa koordinasi sama sekali dengan pihak kuasa hukum yang telah sesuai prosedur mendampingi kliennya.

Baca Juga  Polisi Kembali Menggeledah Indekos Musisi Virgoun, Cari Barang Bukti Baru

“Saya sebagai orang yang diberi Kuasa oleh Korban/pelapor, kaget karena kami tidak tahu sama sekali dan tidak ada koordinasi dengan kami, bahkan saat pelapor mencabut laporan, kuasanya masih saya,” ujar Mansur pada Minggu (30/6/2024).

Atas tindakan tersebut, Mansur mengecam keras tindakan korban/pelapor yang semena-mena langsung mencabut laporan tanpa dasar yang jelas kepada kuasa hukum.

“Pemberi kuasa tidak dapat mencabut kuasa selama dan sepanjang urusan yang dikuasakan belum selesai, kecuali dapat dibuktikan bahwa si penerima kuasa telah melakukan perbuatan melawan hukum atau pelanggaran/kesalahan lain yang merugikan kepentingan pemberi kuasa,” kata Mansur.

Sementara saat dikonfirmasi, Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani membenarkan bahwa pelaporan tersebut telah dicabut di Mapolres Pamekasan.

“Kemarin saya dapat informasi dari Kasatreskrim, korbannya itu menarik laporannya, lalu berdamai. Jika demikian, kami akan sesuai prosedur,” kata AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Sebelumnya, Rofiqul Amin (23) yang diduga menjadi korban pengeroyokan, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan dengan bukti laporan nomor: LPM/287/Satreskrim/VI/2024/SPKT Polres Pamekasan.

Baca Juga  Pria di Pamekasan Jadi Korban Penusukan, Pelaku Ditangkap

Rofiq diduga dikeroyok oleh sekitar 7 orang, saat dia hendak pulang dari acara Pelatihan Kader Dasar (PKD) PMII komisariat UIM yang berlangsung di Balai Desa Larangan Badung Pamekasan pada Minggu (23/6/2024).

Dalam perkembangan selanjutnya, kasus ini sempat berjalan hingga naik tahap penyidikan, dan Polisi juga telah memeriksa 3 orang saksi dalam kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura
Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban
PMII UIN Madura Gelar Demo, Tuding Satgas dan BGN Lalai Awasi Program MBG Pamekasan
Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest
PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan
Tolak Keras Perundungan, GPPD Payudan Daleman Bekali Siswa SMP Anti Bullying
Status Naik, Penyidik Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Libatkan Dai di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:13 WIB

Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:10 WIB

Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:52 WIB

PMII UIN Madura Gelar Demo, Tuding Satgas dan BGN Lalai Awasi Program MBG Pamekasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:14 WIB

PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan

Berita Terbaru

Entertainment

Demo PMII UIN Madura, Kinerja Satgas MBG Pamekasan Dinilai Gagal Total

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:48 WIB