Tanda Diri Semakin Matang: Tidak Bergantung Pada Validasi dan Berhenti Merasa Lebih Baik Dari Orang Lain

- Publisher

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ist

Dok. Ist

SuaraNet- Ketika memasuki fase kedewasaan, seringkali kita menemukan diri kita semakin tidak bergantung pada validasi dan pengakuan dari orang lain. Fenomena ini dapat dijelaskan melalui beberapa faktor yang kompleks, yang berkaitan dengan perkembangan pribadi dan perubahan nilai-nilai dalam hidup kita.

Salah satu alasan utama mengapa kita semakin tidak butuh validasi adalah karena kita mulai memahami nilai sejati dari keberhasilan dan kebahagiaan. Saat dewasa, kita menyadari bahwa kepuasan hidup tidak semata-mata tergantung pada persetujuan atau pujian dari orang lain. Kita belajar untuk mempercayai diri sendiri dan menghargai pencapaian kita sendiri tanpa harus selalu mencari pengakuan dari luar.

Selain itu, ketika kita semakin dewasa, kita juga semakin menghargai keautentikan dan kejujuran dalam hubungan kita. Kita tidak lagi memperhatikan validasi dari orang-orang yang mungkin tidak memiliki pemahaman yang dalam tentang siapa kita sebenarnya. Ini bukan tentang menjadi sombong atau tidak mau menerima masukan, tetapi tentang memilih untuk mengutamakan hubungan yang berkualitas dan berdasarkan saling pengertian.

Terkait dengan reaksi terhadap kritik atau pembandingan yang merendahkan, sikap kita yang lebih memilih diam dan melakukan pembuktian mungkin merupakan hasil dari peningkatan kepercayaan diri dan keteguhan hati. Kita belajar untuk tidak terpengaruh oleh opini negatif orang lain dan memilih untuk membuktikan nilainya melalui tindakan kita.

Semakin menepi dari keramaian juga bisa menjadi bentuk penyesuaian diri dengan kebutuhan pribadi kita. Ketika kita semakin dewasa, kita mungkin menemukan bahwa kita lebih menikmati waktu yang dihabiskan untuk refleksi, pemulihan, dan mengejar minat pribadi kita daripada terlibat dalam keramaian sosial yang berlebihan. Ini adalah tanda kematangan yang sehat karena menunjukkan bahwa kita menghargai waktu kita sendiri dan memiliki kebutuhan untuk kedamaian dan introspeksi.

Catatan pentingnya bagi kita, bahwa tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua perjalanan menuju kedewasaan. Setiap orang memiliki perjalanan yang unik, dan bagian dari kedewasaan adalah menerima diri sendiri dan kebutuhan kita dengan penuh pengertian. Jadi, meskipun kita mungkin semakin tidak bergantung pada validasi dan pengakuan dari luar, itu bukan berarti kita tidak menghargai hubungan dan interaksi sosial yang bermakna, akan tetapi kita tidak merasa lebih baik dario rang lain.

Print Friendly, PDF & Email

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Hana Hanisa

Berita Terkait

Murung karena Cultur Shock? Ini 6 Tips Efektif Untuk Kamu yang Belum Bisa Beradaptasi
Yuk, Tingkatkan Positive Vibe dengan Kebiasaan Sederhana Ini!
First Date Anti Gagal, Dijamin Bikin Gebetan Klepek-Klepek!
Cara Jitu Menjaga Kesehatan Hingga Tua
Terjebak dalam Kabut Berduri: Misteri Kelam dan Aksi Membara Menanti Putri Marino di Film terbarunya!
Makna Lagu ‘It’s You’ Sezairi: Pas Buat Kamu yang Jatuh Cinta
Organisasi Kampus, Wadah Pengembangan Diri atau Arena Politik?
Upaya H. Her Memersatukan Ulama Pamekasan Jelang Pilkada Disalahpahami, Ini kata Panitia Diskusi Bawang Mas Grup

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 01:17 WIB

Murung karena Cultur Shock? Ini 6 Tips Efektif Untuk Kamu yang Belum Bisa Beradaptasi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:00 WIB

Yuk, Tingkatkan Positive Vibe dengan Kebiasaan Sederhana Ini!

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:03 WIB

First Date Anti Gagal, Dijamin Bikin Gebetan Klepek-Klepek!

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:37 WIB

Cara Jitu Menjaga Kesehatan Hingga Tua

Senin, 8 Juli 2024 - 08:28 WIB

Terjebak dalam Kabut Berduri: Misteri Kelam dan Aksi Membara Menanti Putri Marino di Film terbarunya!

Selasa, 2 Juli 2024 - 03:07 WIB

Makna Lagu ‘It’s You’ Sezairi: Pas Buat Kamu yang Jatuh Cinta

Senin, 1 Juli 2024 - 10:17 WIB

Organisasi Kampus, Wadah Pengembangan Diri atau Arena Politik?

Minggu, 30 Juni 2024 - 21:19 WIB

Upaya H. Her Memersatukan Ulama Pamekasan Jelang Pilkada Disalahpahami, Ini kata Panitia Diskusi Bawang Mas Grup

Berita Terbaru

Ketua Majelis Ratna Dewi Pettalolo saat membacakan amar putusan perkara nomor. (foto: ist)

Berita

DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di Pamekasan

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:35 WIB