Terdampar 5 Hari, Ratusan Calon Penumpang di Pelabuhan Kalianget, Ditunda Karena Cuaca Buruk

- Publisher

Minggu, 17 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

Sumenep, SuaraNet Ratusan calon penumpang menuju Kepulauan Sumenep terkatung-katung di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, akibat cuaca buruk yang berlangsung selama lima hari terakhir. Para penumpang terhambat karena semua operator kapal menghentikan operasional mereka.

“Kami sudah lima hari di sini. Kami tidur di ruang tunggu, baik yang di sebelah selatan maupun yang di utara. Kami tidak memiliki tempat lain untuk pergi karena dana yang kami bawa terbatas. Saya juga tidak memiliki keluarga di daratan sini. Uang saya hampir habis karena harus digunakan untuk membeli makanan selama kami berada di pelabuhan,” ujar naimin, calon penumpang dari Pulau Sepudi, pada Minggu (16/3).

Para pedagang sembako asal Kepulauan Sumenep juga mengalami kerugian karena stok sayuran mereka mulai membusuk.

“Tomat, lombok, dan kubis banyak yang sudah rusak. Mereka terlalu lama ditumpuk di pelabuhan dan hanya ditutupi terpal. Dalam lima hari terakhir, kita sering terkena hujan,” ungkap Syarkawi, seorang pedagang sembako dari Pulau Kangean.

Baca Juga  Pemerintah Umumkan Kenaikan PPN, Apa Saja yang Terkena Dampak?

Tarto Syaifullah, Petugas BPTD Pelabuhan Kalianget, menyatakan bahwa pelayaran sudah dihentikan sejak 12 Maret 2023 dan belum dibuka hingga saat ini.

“Kami telah mengeluarkan peringatan dan larangan berlayar sejak 12 Maret lalu. Sejak itu, banyak penumpang yang terdampar di pelabuhan. Pelayaran akan dibuka kembali setelah mendapatkan update dari BMKG Sumenep,” jelas Tarto.

Pelabuhan Kalianget merupakan pelabuhan terbesar di Pulau Madura yang menjadi pintu gerbang bagi warga Sumenep untuk menuju kepulauan seperti Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu, dan Pulau Raas. Selain itu, pelabuhan ini juga melayani rute ke Pelabuhan Jangkar Situbondo.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Anam Khair

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru