18 Ton Serabut Kelapa Pamekasan Diekspor ke China

- Publisher

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor perdana ini berlangsung meriah di pertigaan pasar Laroh, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Pelepasan ekspor perdana ini berlangsung meriah di pertigaan pasar Laroh, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNet – UD Sembrani Artho, yang akrab disapa Cak Ropet, menorehkan sejarah baru bagi UMKM Pamekasan. Pada tanggal 4 Maret 2024, Cak Ropet sukses mengekspor 18 ton serabut kelapa atau cocofiber ke China, menandakan langkah awal produk lokal Pamekasan menembus pasar internasional.

Pelepasan ekspor perdana ini berlangsung meriah di pertigaan pasar Laroh, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Bea Cukai Madura, Rumah BUMN Telkom Pamekasan, ASPRIM, Camat, Kepala Desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini.

Perjalanan Cak Ropet menuju ekspor perdana tidaklah mudah. Di balik kesuksesannya, terbentang proses panjang penuh perjuangan, mulai dari mengurus perijinan, memenuhi standarisasi produk, hingga mencari pembeli di negeri tirai bambu.

Warid, sang pemilik UD Sembrani Artho, tak gentar menghadapi berbagai rintangan. Kurangnya peralatan, tempat penyimpanan yang kurang memadai, dan lain sebagainya tak menyurutkan semangatnya untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.

“Justru dari kekurangan-kekurangan itulah kita bisa menghasilkan produk yang bernilai tinggi,” ungkap Warid penuh semangat.

Baca Juga  Dana Transfer ke Daerah Dipangkas Rp200 Triliun, Menkeu Purbaya: Anggaran Daerah Justru Nambah

Warid berharap pencapaiannya dapat menginspirasi UMKM lain di Pamekasan untuk berani melangkah ke pasar internasional. Dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak, ia percaya, akan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan UMKM Pamekasan.

Hamili, Kepala Desa Sokalelah, mengapresiasi usaha Cak Ropet dan berharap kisahnya menjadi inspirasi bagi pemuda-pemuda desa untuk menggali potensi daerah dan membawa produk lokal ke kancah global.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB