Tokoh Agama Ajak Jaga Persatuan Pasca Pemilu 2024 di Banda Aceh

- Publisher

Kamis, 15 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulama menghimbau masyarakat Aceh agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoax yang beredar di media  sosial

Ulama menghimbau masyarakat Aceh agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoax yang beredar di media sosial

Jakarta, SuaraNet – Penyelenggaraan Pemilu serentak pada tanggal 14 Februari 2024 berlangsung aman dan kondusif di berbagai daerah, termasuk Banda Aceh.

Kontestasi Pilpres dan Pileg 2024 yang telah dimulai sejak tahun 2023 sempat menimbulkan beberapa keributan di beberapa daerah, yang dilakukan oleh pendukung Paslon Presiden maupun Legislatif.

Membuat seluruh rakyat Indonesia mengikuti bahkan mengawal pelaksanaan proses pencoblosan hingga rekapitulasi perhitungan suara resmi diumumkan bukanlah hal yang mudah.

Antusiasme masyarakat Banda Aceh dalam menggunakan hak pilihnya pada momentum Pemilu serentak ini patut diapresiasi. Hal ini terlihat di beberapa desa di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya, seperti Masjid Takwa di Long Raya, SDN 62 Kota Banda Aceh, SDN 53 Kota Banda Aceh, dan di sekitar Jl. Baiturachman, Banda Aceh yang dijadikan sebagai TPS.

Meskipun hasil penghitungan suara masih berjalan dan berpotensi menimbulkan perbedaan pendapat, beberapa tokoh agama terkemuka di Banda Aceh berkomitmen untuk menjaga situasi tetap aman dan damai.

Tgk Tu Bulqani Tanjungan, Pimpinan Pondok Pesantren Dayah Markaz Al-Ishlah Al Aziziyah Lung Bata, Tgk. H.M. Nur Pimpinan Pondok Pesantren Tabinah, dan Tgk. H. Hasbi Bayumi Pimpinan Pondok Pesantren Dayah Thalibul Huda mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga situasi aman dan kondusif pasca pemilihan, dimana saat ini masih dilakukan penghitungan dan rekapitulasi suara di tingkat TPS.

Baca Juga  Titik Terang Kasus “Pose Jari” Sejumlah PPS di Jember

“Mari kita sukseskan pemilu 2024 ini dengan damai, jujur, adil, dan transparan. Siapapun yang terpilih nanti, mari kita dukung bersama untuk memimpin bangsa Indonesia ke depannya,” ujar Tgk. H.M. Nur.

Para ulama menghimbau masyarakat Aceh agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoax yang beredar di media sosial dan tidak saling bermusuhan sehingga situasi keamanan tetap terjaga aman dan kondusif.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru