Kecelakaan di SMPN 88 Jakarta Barat: Siswa Ditabrak Mobil Guru saat Berteduh

- Publisher

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ilustrasi Kecelakaan | Mainstreampicture

Dok. Ilustrasi Kecelakaan | Mainstreampicture

Jakarta, SuaraNet Tragedi Kecelakaan: Mobil Guru Menabrak Tiga Siswa SMPN 88 Jakarta Barat, Pada Kamis (11/1) pekan lalu, tragedi kecelakaan menimpa tiga siswa SMPN 88 Jakarta Barat. Para siswa yang tengah berteduh di pos satpam sekolah tak sengaja ditabrak oleh mobil gurunya sendiri.

Menurut keterangan Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, kejadian tersebut terjadi saat seorang guru berinisial B memundurkan mobilnya di halaman sekolah.

Saat itu, kondisi hujan dan siswa-siswa kelas 1 SMP sedang berlindung di teras pos satpam. Guru tersebut tidak menyadari keberadaan siswa-siswa tersebut, sehingga mobilnya menabrak mereka.

Purwosusilo menjelaskan, “Mobil bukan ditabrak, melainkan mundur tanpa menyadari keberadaan siswa. Anak-anak yang berada di sana tak terlihat, sehingga mobil mengenai mereka dan terdorong ke tembok teras.”

Setelah kejadian, B dan rekan guru segera menolong ketiga siswa yang terluka, membawa mereka ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

AD, siswa pertama, mengalami memar, sementara IK dan A mengalami sakit perut. Kedua siswa terakhir tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Baca Juga  PSI Desak Penghentian Polemik Pendidikan Gibran Setelah Klarifikasi MDIS

“Orang tua AD datang, mengonfirmasi bahwa cedera AD hanya memar, sedangkan IK dan A mengeluh sakit perut. Mereka langsung dibawa ke RS. IK dibolehkan pulang dan menjalani rawan jalan sejak Senin (15/1) lalu, sedangkan A harus menjalani operasi karena mengalami pendarahan pada kantung kemihnya.

Saat ini, A sedang dirawat di high care unit (HCU),” tambah Purwosusilo.

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian serius, dengan dua siswa yang masih dalam proses pemulihan, satu di antaranya menjalani perawatan intensif setelah operasi.

Pihak sekolah dan otoritas terkait diharapkan akan mengambil langkah-langkah pencegahan dan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Hana Hanisa

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru